Rabu, 17 Agustus 2022

Operasi Zebra 2021 di Jakarta Dengan Edukasi, Persuasif dan Humanis

JAKARTA — Kalangan masyarakat menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Operasi Zebra yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang digelar mulai tanggal 15 hingga 28 November 2021. Dukungan itu diberikan karena Polisi akan menerapkan cara persuasif, humanis dan edukatif.

Koordinator Lembaga Advokasi dan Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) Azmi Hidzaqi mengatakan, pihaknya sangat mendukung operasi penegakan disiplin berlalu lintas dengan cara yang berbeda dari kebiasaan, yaitu penegakan hukum dengan pendekatan edukasi, persuasif dan humanis.

“Kami mengapresiasi, terlebih kinerja Ditlantas Polda Metro Jaya selama ini cukup berhasil dalam membangun kepercayaan publik. Direktur Lantas Polda kita lihat kerja keras mengedukasi dan sosialisasi dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas,” kata Azmi dalam siaran persnya, Senin (15/11/2021).

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo, juga dinilai terus melakukan pembenahan terhadap jajarannya agar tidak melakukan banyak pelanggaran disiplin dan etik dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Kepolisian berperan penting dalam membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi, kesadaran hukum dan ketaatan masyarakat terhadap aturan peraturan perundang-undangan. Hal ini yang dilakukan jajaran Ditlantas Polda Metro,” ujar Azmi.

Baca Juga :  Kapolda Metro Tak Kenal Ampun, Kapolsek Pengguna Narkoba Dipecat

“Dengan adanya pelaksanaan program operasi zebra 2021, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan ketaatan berlalu lintas di masyarakat, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” jelasnya.

Sebagai informasi, ada beberapa jenis pelanggaran yang menjadi perhatian kepolisian saat pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2021. Salah satunya adalah penggunaan rorator dan pelat nomor kendaraan yang tak sesuai dengan peruntukannya.

Selain itu juga penegakan terhadap pelanggar protokol kesehatan masih menjadi prioritas, Kemudian, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai.

Polisi juga akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan-kendaraan yang selama ini menggunakan pelat nomor khusus maupun rahasia. Apakah memang ada STNK nya atau masang-masang sendiri.

Kemudian pelanggaran kebijakan ganjil genap, penggunaan knalpot bising serta pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Seperti melawan arus, speeding pelanggaran jalur Transjakarta.

Latest news

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...
Baca Juga :  Lanjutan Kasus Korupsi Dana PT. Asabri, Jaksa Sita Dua Hotel Milik Pensiunan Jendral

Pengendara Terobos Jalur Busway, Warganet Dukung Ditlantas PMJ

JAKARTA -- Dalam video viral di media sosial (medsos) baru-baru ini, Toyota Fortuner berpelat B 1497 RFY berjalan di jalur busway, tepat di belakang...

Purnawirawan Bintang Dua Jadi Tersangka Kasus Satelit

JAKARTA -- Kejaksaan Agung Republik Indoensia (Kejagung) akhirnya menetapkan mantan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) 2013-2016, Laksamana Muda (Purn) berinisial AP sebagai tersangka...

Pendalaman Kasus Bupati Bogor, KPK Garap Wakil Bupati dan Anen

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin mendalami kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2021 kepada pejabat dan...

Kakorlantas Tekankan Edukasi dan Preventif dalam Operasi Patuh

JAKARTA -- Satuan Lalulintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia mulai hari ini menggelar Operasi Patuh selama 14 hari ke depan. Yang menarik,...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here