Rabu, 26 Januari 2022

Pemprov NTT Dorong KTMM Labuan Bajo Jadi Koperasi Berbasis Digital

MANGGARAI BARAT — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) melalui Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendukung serta mendorong agar Koperasi Tiba Meka Mandiri (KTMM) Labuan Bajo menjadi koperasi berbasis digital.

“Kami mendukung dan mendorong Koperasi Tiba Meka menjadi koperasi berbasis digital,” ungkap Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Nelciana Soruh saat menyambangi Sekretariat KTMM di Labuan Bajo, Sabtu (14/11/2021).

Nelciana menjelaskan, program digitalisasi koperasi yang dicanangkan oleh pemerintah tersebut bertujuan agar sistem perkoperasian yang sebelumnya masih bersifat manual, perlu beradaptasi sesuai dengan perkembangan era digital saat ini.

Hal tersebut juga, jelas dia, tentu dapat memberi manfaat kepada seluruh anggota koperasi. Sistem yang dibangun dalam digitalisasi perkoperasian itu, lanjutnya, bahwa Koperasi Tiba Meka nanti dimasukan ke dalam satu sistem aplikasi nasional bernama Simpool.

Aplikasi ini bekerja sama dengan Pemprov NTT melalui dinas terkait. Kemudian, koperasi yang telah tergabung di aplikasi ini akan membuat Surat Kesepakatan Bersama (SKB) yang difasilitasi/diawasi oleh Pemprov NTT bersama dengan dinas terkait di Pemda Kabupaten.

“Koperasi yang telah tergabung dalam aplikasi Simpool akan membuat surat kesepakatan bersama. Sehingga tetap diawasi oleh pemerintah, baik Pemprov maupun Pemkab,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, bahwa pada aplikasi tersebut, regulasi terkait perkoperasian akan selalu ter-update. Sehingga kita tidak keluar dari aturan ketika menjalankan usaha di bidang koperasi. Karena intinya, koperasi adalah bisnis bersama dengan tujuan menyejahterakan semua anggota, bukan mencari laba untuk satu atau sekelompok orang tertentu.

“Koperasi bertujuan mensejahterakan semua anggota. Dari, oleh dan untuk kita. Bukan dari, oleh dan untuk kami. Berbeda dengan PT yang tujuannya mencari laba untuk kepentingan seseorang atau sekelompok orang yang hanya memiliki saham di dalamnya,” jelas dia.

Dia juga menambahkan, kendatipun koperasi juga diberi ruang oleh regulasi untuk mendirikan sebuah PT, asal disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku. Namun dia menyarankan agar pada tahap awal ini, Koperasi Tiba Meka lebih baik fokus pada bidang usaha yang manjadi target pengelolaan awal, agar cita-cita bersama kelak tercapai.

Baca Juga :  Program Pemberdayaan UMKM, Gebrakan Menantu Presiden Jokowi di Medan 

“Koperasi juga bisa mendirikan PT, asal sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Namun lebih disarankan bila pada tahap awal ini fokus saja pada pengelolaan koperasi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu trainer/tim teknis dari aplikasi Simpool bernama Jarot menjelaskan bahwa banyak jenis usaha di Labuan Bajo yang dapat dikembangkan oleh Koperasi Tiba Meka. Dan semuanya bisa dikelola melalui satu sistem aplikasi.

“Peluang usaha di Bajo ini sangat banyak. Dan ini, semuanya bisa di-set up ke dalam satu sistem aplikasi yang disebut Simpool,” jelasnya dengan penuh semangat.

Dia juga menjelaskan bahwa koperasi pada dasarnya telah memiliki dompet simpanan. Orang menyebutnya dengan istilah simpanan sukarela. Pada sistem koperasi berbasis digital, simpanan sukarela ini akan dibuat menjadi dompet elektornik atau dikenal dengan e-wallet yang kapasitasnya tidak terbatas.

Dia menambahkan, tim teknis dari aplikasi Simpool, juga akan membuat dompet digital khusus untuk KTMM dengan nama Komodo wallet.

“Di aplikasi Simpool, kami bisa buat e-wallet khusus sesuai permintaan Pendiri Koperasi Tiba Meka dengan nama Komodo Wallet,” katanya.

Terkait sistem keamanan data, Jarot mengungkapkan, data para pemilik akun yang terdaftar di aplikasi tersebut akan sangat terjamin keamanannya.

“Sistem keamanannya berlapis pak, dan tentu data-data pemilik akun sangat terjamin kerahasiaannya,” jelas Jarot.

Kemudian untuk pengembangan koperasi berbasis digital tersebut, tambah Jarot, pada periode awal ini yang menjadi pilot pengelolaannya adalah dari tim Simpool. Dua atau tiga orang dari KTMM manjadi co-pilot untuk kami latih sampai mahir. Sehingga ke depan, pengelolaan aplikasi tersebut dapat dilakukan oleh tim KTMM sendiri.

Baca Juga :  Program Samisade, Wujud Keseriusan Bupati Bogor untuk Memajukan Desa

“Untuk tahap awal kami sebagai pilot pengelolaannya untuk melatih bagaimana menggunakan aplikasi tersebut. Pelatihannya melalui demo aplikasi hingga co-pilot atau tim dari Tiba Meka mahir dalam mengelolanya,” tutup Jarot.

Turut hadir pada pertemuan tersebut yaitu, Utusan dari Disperidagkop Kabupaten Manggarai Barat, para Pendiri KTMM, dan Tim Teknis dari Aplikasi Simpool. (Richard Bon)

Latest news

Pengelola Keuangan Harus Segera Ditetapkan, Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong para kepala daerah untuk segera menunjuk pejabat pengelola keuangan daerah. Hal tersebut tertuang dalam surat bernomor 903/9232/KEUDA yang...

Tirta Kahuripan Permudah Layanan Pelanggan Lewat ‘Si Cantik’

BOGOR -- Masyarakat pelanggan air bersih kini tak perlu lagi harus datang ke kantor Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor untuk mencari tahu...

BTN Serahkan Bantuan CSR ke HKBP dan UKM Danau Toba

MEDAN -- PT Bank Tabungan Negara atau Bank BTN, Minggu (5/12/2021) lalu, menyalurkan Dana Umat Bappekris Bank BTN ke Dana Pensiun HKBP dan Pembinaan...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Erick Thohir Sapu Bersih Jual Beli Jabatan Direksi BUMN

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, membongkar adanya praktek jual-beli jabatan Dewan Direksi dan Komisaris di perusahaan pelat merah di masa...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here