Senin, 15 April 2024

TNI Kerahkan Kekuatan Penuh ke Lokasi Bencana

TANAH LAUT — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mendatangi langsung lokasi bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, Sabtu (16/01/21). Kedatangan Panglima TNI ini bertujuan untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan lancar dan sesuai dengan harapan pemerintah juga masyarakat.

Sebelumnya, Panglima TNI telah menginstruksikan jajaran TNI untuk terjun di lokasi tersebut. Tak hanya mengirimkan Prajurit,  Panglima TNI juga mengirimkan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

Sebelum melihat titik-titik lokasi bencana dan tempat masyarakat mengungsi, kunjungan Marsekal Hadi diawali dengan pemaparan situasi dan kondisi di wilayah Kalimantan Selatan terkait musibah Banjir kali ini yang disampaikan Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

“Pastikan setiap permasalahan yang ada segera dilaporkan dan dicari solusinya. Tujuannya untuk melayani masyarakat yang terkena musibah. Koordinasi dengan pihak terkait dan harus terus di evaluasi,” Tegas Panglima TNI menyambut paparan dari Danrem 101/Antasari.

“Saat ini TNI telah mendirikan Posko Bencana dan dapur lapangan, menampung dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Mendatangkan alat berat untuk membuka akses jalan yang terputus dan mendatangkan air bersih dari wilayah yang tidak terdampak,” jelas Panglima TNI.

Baca Juga :  Indonesia Berduka, Panglima TNI Umumkan Kapal Selam Nanggala 402 Telah Tenggelam

Panglima Hadi juga menyampaikan bahwa TNI akan terus melanjutkan evakuasi warga dan pencarian terhadap korban hilang bersama Basarnas, Polri, BPBD dan relawan serta Melaksanakan koordinasi secara intens dengan instansi terkait dalam penanganan bencana banjir di Tanah Laut. “Jika diperlukan helikopter sampaikan, akan kita siapkan,” ucap Panglima.

Prajurit yang diterjunkan sejumlah 1.053 Prajurit gabungan yang terdiri dari Prajurit Kodam VI/Mulawarman, Yon Ang Air TNI AD, Korps Marinir TNI AL, Korps Paskhas TNI AU dan Prajurit TNI AU, hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan juga merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 7 Ayat 2, diantaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Adapun bantuan yang diserahkan Panglima TNI, berupa 34 Perahu Karet berikut dengan motor tempel dan selimut serta 10.000 paket sembako dari Presiden Republik Indonesia yang diangkut menggunakan Pesawat Heculles A-1327. (AL)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini