Minggu, 17 Oktober 2021

Pemerintah Terus Lakukan Perbaikan DTK untuk Optimalisasi Pembangunan Nasional dan Daerah

JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bapenas), Suharso Monoarfa mengungkapkan, dalam kebijakan Dana Transfer Khusus (DTK) tahun 2022 pihaknya terus melakukan perbaikan yang bertujuan mengoptimalkan peran DTK dalam pembangunan daerah dan nasional.

DTK sendiri terdiri atas DAK Fisik Reguler, DAK Fisik Penugasan, dan DAK Non-Fisik. Perbaikan pertama adalah penerapan konsep THIS yang tercermin dalam desain Tematik DAK Penugasan berbasis major projects.

Penerapan konsep THIS ini ditujukan untuk memperbesar dampak DAK Fisik Penugasan dalam mendukung tematik tertentu secara holistik dan terintegrasi dengan basis spasial.

Kedua, pemilihan daerah lokasi prioritas DAK Fisik Penugasan dengan lebih selektif. Lokasi prioritas difokuskan kepada daerah-daerah yang mendukung tematik DAK Fisik Penugasan.

Terakhir, penajaman kegiatan DTK sehingga berorientasi hasil yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan mencapai target nasional.

Perbaikan ini ditandai dengan redesain menu kegiatan pada DAK Fisik dengan menghindari menu yang bersifat rutin dan tidak bernilai signifikan.

“DAK Fisik Reguler, yang terdiri atas bidang pendidikan, kesehatan serta infrastruktur dasar, diarahkan untuk pemerataan pemenuhan pelayanan dasar secara nasional,” ujar Suharso dalam sosialisasi kebijakan Dana Transfer Khusu , Rabu (19/5/2021).

Baca Juga :  Bank Pembangunan Daerah Salurkan KUR Rp 73 Triliun, Pemerintah Berterimakasih

Suharso menjelaskan, DAK Fisik Penugasan menerapkan pendekatan THIS dalam tiga tematik berbasis prioritas nasional dan major projects Rencana Kebijakan Pembangunan (RKP) tahun angggaran 2022.

Yaitu penguatan destinasi pariwisata prioritas dan sentra industri kecil menengah, pengembangan 5 food estate dan sentra produksi pangan, serta peningkatan konektivitas kawasan untuk pembangunan inklusif di wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Selanjutnya, DAK Non-Fisik diarahkan untuk mendukung pemenuhan pelayanan publik, serta mendukung prioritas nasional dan layanan lainnya yang diamanatkan oleh regulasi.

Dimana, Pemerintah juga terus mendorong integrasi DAK Non-Fisik dengan DAK Fisik, sehingga intervensi DAK dapat dilakukan secara holistik.

Seluruh bidang DAK Fisik Penugasan yang berada dalam tematik tertentu ditujukan untuk mencapai outcome tematik yang sudah ditentukan pada daerah yang sama.

Suharso juga mengimbau kepada seluruh pengampu kepentingan, untuk mengikuti proses perencanaan dan penganggaran DTK tahun 2022 dengan sebaik-baiknya.

“Perencanaan DTK yang baik akan mendorong pencapaian target prioritas nasional yang telah ditetapkan,” tutur Suharso yang juga Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Pembangunan Smelter di Dalam Negeri Perkuat Hilirisasi Industri

GRESIK -- Indonesia masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Potensi yang sangat besar tersebut harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk...
Baca Juga :  Menko Perekonomian Apresiasi Peran BPJS Ketenagakerjaan Dalam Upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi

Lantik Direksi PDAM, Bupati Bogor Targetkan Peningkatan Kualitas dan Cakupan Wilayah Layanan

BOGOR -- Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan periode 2021-2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan keinginannya kepada...

Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif, Bupati Bogor Rekrut Kaum Muda

BOGOR -- Dalam upaya menggairahkan dan menyemarakkan kembali kegiatan dan aktivitas serta promosi ekonomi kreatif dan kekayaan intelektual di Kabupaten Bogor, Bupati Ade Yasin...

Satu Bulan Lebih, Aplikasi OSS Mengakomodir 200 Ribu Nomor Induk Berusaha

JAKARTA -- Sejak diluncurkan pada 4 Agustus 2021, aplikasi Sistem Online Single Submission (OSS) telah menerbitkan lebih dari 200 ribu izin usaha atau Nomor Induk...

Dukung Program UMKM, Relawan Sahabat Ganjar Bengkulu Borong Produk Usaha Mikro

BENGKULU - Relawan Sahabat Ganja Pranowo di wilayah Bengkulu kembali membuat gebrakan dengan mengadakan aksi borong dagangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Sabtu...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here