Rudy Susmanto Dorong Pemerataan, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Barat dan Timur

Kabarindo24jam.com | Cibinong -Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat upaya pemerataan pembangunan melalui pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur. Langkah ini dibahas dalam audiensi antara Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur sebagai bagian dari strategi memperkuat pelayanan publik sekaligus mendorong ekonomi daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Rudy menegaskan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan terencana. Pemkab Bogor bersama DPRD telah menyusun tahapan mulai dari 2025, dilanjutkan pelaksanaan pada 2026, hingga proyeksi pengembangan pada 2027, dengan fokus utama pada peningkatan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.

Bacaan Lainnya

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal pembiayaan dan program, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama membersamai program pemerintah. Program yang kami siapkan sepenuhnya merupakan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Untuk wilayah timur, percepatan pembangunan difokuskan di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Proses land clearing pusat pertumbuhan ekonomi baru telah rampung, disertai rencana penuntasan jalan Transyogi menuju Sukaresmi yang anggarannya telah disetujui DPRD. Sementara di wilayah barat, penguatan konektivitas menjadi prioritas, termasuk pembangunan Sport Center Rancabungur, groundbreaking PSEL pada Juni mendatang, serta penuntasan ruas jalan di Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

“Kami membangun Bogor dengan semangat kebersamaan. Dukungan terbesar pembangunan Kabupaten Bogor adalah dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Rudy. Ia menegaskan, konsep yang diusung bukan pemekaran wilayah, melainkan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru sebagai inovasi pelayanan di tengah moratorium pemekaran daerah. Pusat pertumbuhan wilayah timur direncanakan berada di Sukamakmur, sedangkan wilayah barat di Kecamatan Cibungbulang di atas lahan PTPN yang masih dalam proses administrasi, seiring dengan progres pembangunan jalan Rancabungur–Leuwiliang yang kini memasuki tahap lanjutan bersama BPN. (Man*/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *