Sabtu, 24 Juli 2021

Usulkan ke Raja Malaysia Bentuk Dewan Nasional, Mahathir Tak Ambisi Lagi Jadi Perdana Menteri

KUALA LUMPUR — Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad buka suara menolak klaim yang menyebutnya mencoba kembali ke Putrajaya (kantor Perdana Menteri, Red) dengan mengusulkan pembentukan Dewan Operasi Nasional atau Majlis Gerakan Negara (Mageran).

Mahathir menegaskan jika dirinya sama sekali tidak tertarik untuk kembali menduduki jabatan perdana menteri untuk ketiga kalinya. Terkait ide yang berhubungan dengan Mageran itu, semata-mata demi bangsa dan rakyatnya.

Diketahui, Mahathir telah menjabat sebagai perdana menteri lebih dari 20 tahun. Oleh sebab itu ia menegaskan bahwa dirinya berniat untuk memanfaatkan “asam-garam” yang didapatnya selama ini untuk membantu mengatasi masalah kenegaraan yang ada.

“Saya telah menjadi perdana menteri selama 22 tahun dan lagi selama 22 bulan pada 2018 lalu dan itu sudah cukup. Posisi tinggi apa lagi yang saya incar?” tegasnya.

“Yang saya katakan adalah memanfaatkan semua pengalaman yang saya miliki selama bertahun-tahun. Saya telah menangani krisis keuangan dan politik serta serangan terhadap mata uang kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Ulah Militer Bikin Chaos Politik, Presiden dan Perdana Menteri Mali Mengundurkan Diri

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari media harian lokal Sinar Harian pada Rabu (16/6/2021), ia menekankan begitu ia cinta terhadap negaranya. Sehingga ia ingin berkontribusi dengan apa yang dimilikinya.

“Saya tidak akan lama, siapa yang tahu jika saya mencapai usia 100 tahun. Tetapi saya sangat mencintai negara ini dan saya memiliki pengalaman yang dibutuhkan di saat krisis, jadi manfaatkan itu,” imbuhnya.

Pada 10 Juni, Dr Mahathir mengadakan audiensi dengan Yang di-Pertuan Agong di mana yang pertama menyarankan pembentukan Mageran kepada raja. Ia mengatakan tidak akan mengambil hati jika dia tidak dipilih menjadi bagian dari Mageran jika dewan itu dibentuk.

“Anda bisa menolak saya, itu tidak masalah. Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya selalu siap untuk memberikan layanan saya kepada negara saya,” pungkasnya. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

WNA Masuk Indonesia Harus Sudah Divaksin dan Hasil Tes PCR Bebas Covid

JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan Pemerintah akan lebih tegas terhadap Warga Negara Asing (WNA) terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat...

Menuai Pro-Kontra, Zuhairi Misrawai Diganti Abdul Aziz Sebagai Dubes untuk Arab Saudi

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan 33 nama calon duta besar (dubes) RI untuk negara-negara sahabat pada 4 Juni 2021 lalu...
Baca Juga :  Menuai Pro-Kontra, Zuhairi Misrawai Diganti Abdul Aziz Sebagai Dubes untuk Arab Saudi

Konsisten Perangi Korupsi, Tokoh Garis Keras Terpilih Jadi Presiden Iran

TEHERAN -- Ketua Mahkamah Agung yang dikenal sebagai tokoh garis keras di Iran, Ebrahim Raisi terpilih menjadi presiden Iran yang baru. Ebrahim Raisi menang telak...

Benjamin Netanyahu Lengser, Tapi PM Israel yang Baru Tetap Keras Terhadap Palestina

TEL AVIV -- Parlemen Israel akhirnya menyetujui pemerintahan koalisi baru Israel yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett, Minggu (13/6) waktu setempat. Ini menandai berakhirnya...

Militer Myanmar Seret Pemimpin Demokrasi ke Pengadilan, PBB Desak Pembebasan

YANGOON -- Pemimpin Liga Nasional Demokrasi (LND), partai pemenang pemilihan umum Myanmar pada 2020 sekaligus pemimpin utama negara yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi,...
- Advertisement -

Related news

Soal Maldministrasi Tes Pegawai KPK, Ombudsman Diminta Tak Intervensi

JAKARTA -- Temuan Ombudsman RI soal dugaan maladministrasi pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) alih status pegawai KPK menjadi ASN, dipertanyakan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda...

Pendidikan Berbasis Digital Jadi Solusi Atas Kebutuhan Sumber Daya Manusia

JAKARTA -- Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), kampus unggulan yang fokus pada pendidikan berbasis digital kini hadir di Indonesia. UICI menawarkan program studi yang relevan...

Panglima TNI Kembali Mutasi Ratusan Jendral dan Kolonel

JAKARTA -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi para jendral dan kolonel di lingkungan Markas Besar TNI dan tiga matra. Kali ini, sebanyak...

Kapolri Minta Jajarannya Kawal Kepala Daerah untuk Segera Realisasikan Belanja APBD

JAKARTA -- Realisasi atau capaian belanja daerah pada Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) di masa pandemi Covid dinilai sangat rendah. Pemerintah pun kini mendorong...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here