Indonesia dan Prancis Gelar Uji Produksi Sebelum Mulai Pengerjaan Kapal Selam Scorpene

0
43

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) utama di Indonesia yang bergerak di bidang pembuatan kapal (kapal perang dan niaga), PT PAL, bersama Naval Group menjalankan rangkaian uji produksi sebagai bagian dari tahapan proyek sebelum memulai pengerjaan kapal selam Scorpene Envolved Republik Indonesia.

Tahap uji produksi yang dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025), diketahui sebagai steel cutting qualification, yakni proses pengujian kemampuan produksi galangan sebelum proyek masuk ke tahap pembuatan kapal selam secara penuh. Proyek Scorpene Evolved untuk Indonesia diharapkan berjalan sesuai jadwal sekaligus mengoptimalkan fasilitas produksi kapal selam yang dibangun melalui investasi negara.

Dalam tahap itu, kemampuan produksi PT PAL diuji secara menyeluruh, mulai dari pengelasan presisi, pembersihan dan pengecatan baja, hingga tahapan pra-perakitan. Nantinya, seluruh hasil pekerjaan dinilai oleh Naval Group dan menjadi syarat sebelum pembangunan kapal selam Scorpene dapat dilanjutkan.

Direktur Teknologi PT PAL Indonesia Briljan Gazalba menegaskan bahwa tahapan uji ini memiliki peran mendasar dalam proses penguasaan teknologi kapal selam di dalam negeri. Ia menyebut Qualification section bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi fondasi bagi Indonesia untuk menguasai teknologi kapal selam secara mandiri.

Kolaborasi erat dengan Naval Group memastikan transfer teknologi berjalan efektif dan terstruktur,” ujar Briljan dalam keterangannya, dikutip Senin (14/12/2025). Sebelum tahap uji produksi dilakukan di Surabaya, tenaga teknis PT PAL telah mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan di fasilitas Naval Group di Cherbourg, Prancis.

Dalam pelatihan tersebut, para pekerja pengelasan kapal selam dibekali teknik khusus oleh instruktur bersertifikasi sesuai standar pembangunan kapal selam yang biasa dipakai oleh militer maupun penyedia jasa khusus penelitian atau kegiatan bawah laut.

Program Director Naval Group Vincent Vimont menyebut tahapan uji pemotongan baja ini sebagai momen penting dalam program kapal selam Scorpene Republik Indonesia. “Pemotongan baja pertama ini adalah momen yang ditunggu. Ini adalah awal produksi dari program kapal selam Scorpene RI, yang dibuat di Indonesia, oleh Indonesia dan untuk Indonesia,” kata Vimont.

Metode uji produksi yang diterapkan di Indonesia merupakan standar transfer kapabilitas yang sebelumnya digunakan Naval Group di Brasil. Melalui pendekatan ini, Indonesia diharapkan memiliki kemampuan industri jangka panjang untuk merancang, membangun, dan memelihara kapal selam secara mandiri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Teknologi PT PAL Indonesia, Briljan Gazalba; Dansatgas Kapal Selam Scorpene RI, Kolonel Laut (P) Widya Poerwandanu; Program Director Naval Group, Vincent Vimont; Country Director Naval Group Indonesia, Thierry Bouyer; perwakilan tim teknis Naval Group; serta Atase Pertahanan Perancis.

Metode demonstrasi qualification section yang diterapkan di Indonesia merupakan standar transfer kapabilitas yang telah terbukti berhasil digunakan Naval Group di Brazil. Melalui pendekatan terstruktur ini, Indonesia diharapkan memiliki kapabilitas industri jangka panjang untuk merancang, membangun, dan memelihara kapal selam secara mandiri. Selanjutnya, sesuai milestone project proses fabrikasi akan dimulai di bulan Juni 2026. (Cky/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini