Kabarindo24jam.com | Nürburgring, Jerman – Mobil sederhana Dacia Logan milik tim Ollis Garage Racing kembali mencuri perhatian dalam ajang balap ketahanan bergengsi 24 Hours of Nürburgring 2026 di Jerman.
Di tengah dominasi mobil GT3 pabrikan besar seperti Porsche, BMW, Mercedes-AMG, Ferrari, dan Lamborghini, mobil sedan kompak asal Rumania itu justru menjadi salah satu favorit penonton sepanjang akhir pekan balapan
Dalam daftar resmi peserta Nürburgring 24 Hours 2026, Ollis Garage Racing menurunkan Dacia Logan nomor #300 di kelas SP3T. Mobil tersebut dikendarai oleh Oliver Kriese, Alexander Becker, Christian Geilfus, dan Neumann.
Sepanjang balapan, Dacia Logan mendapat dukungan besar dari penggemar motorsport dunia karena tampil sebagai “underdog” di lintasan Nordschleife Nürburgring yang dikenal sangat berat dan teknikal.
Banyak unggahan media sosial dan komunitas balap memuji ketahanan mobil tersebut yang mampu bertahan hingga fase akhir lomba.
Namun, harapan untuk menyelesaikan balapan akhirnya pupus menjelang akhir lomba.
Berdasarkan laporan terbaru pada Minggu, 17 Mei 2026, Dacia Logan Ollis Garage Racing mengalami insiden dan harus ditarik keluar lintasan sekitar tiga jam sebelum finis. Mobil tersebut juga sempat mendapat penalti terkait pelanggaran kecepatan di area tertentu.
Dengan insiden tersebut, Dacia Logan #300 dipastikan gagal mencapai garis finis atau berstatus Did Not Finish (DNF) pada Nürburgring 24 Hours 2026.
Hingga laporan terakhir, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan detail maupun kondisi teknis akhir kendaraan setelah insiden terjadi.
Kehadiran Dacia Logan sendiri telah menjadi fenomena tersendiri di Nürburgring sejak pertama kali tampil pada 2021.
Mobil ini dikenal sebagai salah satu kendaraan paling lambat di lintasan, namun justru memperoleh popularitas besar karena semangat “grassroots racing” yang menampilkan mobil sederhana bersaing bersama kendaraan balap kelas dunia.
Sebelumnya, mobil generasi awal Dacia Logan Ollis Garage Racing sempat mengalami kecelakaan besar pada Nürburgring 24 Hours 2023 setelah bertabrakan dengan Porsche GT3.
Tim kemudian membangun ulang mobil tersebut dan kembali turun balap sejak musim 2024 dengan spesifikasi turbo baru di kelas SP3T.
Pada edisi 2024, Dacia Logan sempat berhasil menyelesaikan lomba dan finis di posisi bawah klasemen umum dengan total 34 lap. Sementara pada edisi 2025, mobil tersebut juga gagal finis.
Meski gagal mencapai garis akhir pada 2026, dukungan terhadap Dacia Logan tetap besar di kalangan penggemar endurance racing.
Banyak pihak menilai kehadiran mobil tersebut menjadi simbol semangat balap independen di tengah kompetisi modern yang didominasi tim dan pabrikan besar.
(Ls/*)







