Rabu, 17 Agustus 2022

Apdesi Diminta untuk Fokus pada Politik Negara, Jauhi Politik Praktis

JAKARTA – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) diminta untuk tidak tergoda politik praktis sehingga kedepan Apdesi tidak menjadi tunggangan atau kendaraan politik oknum pengurus maupun pihak luar Apdesi.

Dengan menjaga diri dari politik praktis, maka Apdesi hanya terlibat atau fokus dalam politik negara, yakni berkontribusi secara loyal untuk membangun negara agar kian maju dan menjadi kekuatan ekonomi baru.

Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, politik negara dapat dilakukan dengan turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya ingin mengingatkan hal itu supaya rekan-rekan tidak larinya ke politik lagi, nanti dibawa organisasi ke politik lagi, (hanya) politik negara jangan politik praktis,” kata Mendagri saat menyampaikan sambutan di acara pengukuhan pengurus DPP Apdesi 2021-2026 di Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Purnawirawan Polri berpangkat jenderal itu mengatakan bahwa pemerintah desa berperan penting dalam mendukung pembangunan secara nasional. Sebab, kata Tito, pemerintah desa berada di garda terdepan atau berhadapan langsung dengan masyarakat.

Lebih lanjut mantan Kepala BNPT itu menjelaskan bahwa beragam potensi desa yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan, misalnya sumber daya manusia, sumber daya alam, wisata dan sebagainya.

Baca Juga :  Gusar Namanya Dikaitkan MLB, Gus Yaqut Tegaskan PKB Tetap Solid Dipimpin Cak Imin

Tito pun menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah pusat untuk membangun desa. Salah satunya, kata dia, dengan menerbitkan Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Menurutnya, regulasi itu memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan desa. Upaya tersebut, kata dia, juga untuk mendukung pembangunan secara merata hingga ke tingkat desa, sehingga dapat menekan laju urbanisasi.

Menurut Mendagri Tito, saat ini desa tak lagi sebagai objek pembangunan, tetapi subjek yang dapat turut bekerja dan menentukan arah kebijakan.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga memperkuat kelembagaan yang mengurusi desa di tingkat pusat dengan membentuk Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Langkah itu bertujuan agar urusan pembangunan desa dapat makin terfokus. Upaya pembangunan lainnya yakni dengan mengucurkan dana desa. Melalui dana tersebut kata Tito diharapkan akan lahir berbagai gerakan ekonomi baru di seluruh desa.

“Itu sesuai dengan prinsip visi misi bapak Presiden Joko Widodo membangun Indonesia dari pinggiran dan dari desa, perbatasan dan desa,” ujar Mendagri Tito Karnavian. (***/Cok)

Latest news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...
Baca Juga :  Untuk Memenuhi Hak Rakyat, Kemendagri Bangun Sistem Pemilihan yang Lebih Baik

Partai Berkarya Gelar Upgrading Pengurus DPP untuk Hadapi Pemilu

KARAWANG -- Partai Berkarya kubu Ketua Umum Mayjend Purn TNI Muchdi Purwopranjono menggelar upgrading Pengurus DPP atau pembekalan materi khusus dalam rangka persiapan dan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

KPU Luncurkan Pembukaan Pemilu 2024, Pemerintah Dukung Penuh

JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara resmi meluncurkan tahapan awal Pemilu 2024 di Jakarta, Selasa malam (14/6/2022). Acara ini dihadiri Ketua...

Versi Charta Politika, Elektabilitas Ganjar Libas Prabowo dan Anies

JAKARTA -- Berbagai lembaga survei seolah-olah tengah berlomba untuk merebut kepercayaan masyarakat luas dengan merilis hasil survei terkait pemilu, pilkada maupun Pilpres. Senin (13/6/2022),...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here