Sabtu, 25 September 2021

Gubernur Sulsel Bukan Kena OTT, Ketua KPK Minta Hargai Asas Praduga Tak Bersalah

MAKASSAR — Merespon penjemputan paksa Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah oleh aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel Andi Ridwan Wittiri meluruskan kabar yang simpang-siur. Ridwan menegaskan bahwa Nurdin tidak ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) sebab tak ada barang bukti dugaan tindak pidana korupsi.

“Dan saat itu tidak ada dana atau transaksi di rumah Prof Nurdin, mengingat beliau saat itu juga sedang dalam keadaan tidur, lalu dibangunkan oleh aparat dari KPK,” kata Ridwan dalam keterangan persnya, Sabtu, 27 Februari 2021.

Ridwan mengaku mendengar hal ini dari Nurdin Abdullah secara langsung yang menghubunginya sebelum dibawa oleh petugas KPK. “Dan menegaskan demi tanggung jawab pada Tuhan dan masyarakat, dunia dan akhirat, Prof Nurdin sama sekali tidak tahu menahu atas kejadian yang menimpanya,” ujar Ridwan.

Dia sendiri mengaku sangat terkejut dengan peristiwa penangkapan Nurdin. Ia mengaku hampir tak percaya lantaran Nurdin selama ini dikenal sebagai muslim yang saleh. “Dalam penilaian saya, Prof Nurdin Abdullah itu sosok yang baik, dekat dengan petani, dan sosok Muslim yang saleh,” kata dia.

Meski begitu, Ridwan mengatakan PDIP menghormati proses hukum yang berjalan. Ia juga berharap hukum benar-benar ditegakkan dengan adil dan jauh dari pertarungan politik tak sehat. Ridwan tak menjelaskan apa yang dia maksudkan, tetapi menyatakan pihaknya mendukung sepenuhnya misi KPK dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Terbukti Langgar Prosedur, Empat Polisi Penggeledah Kolonel TNI Ditahan Propam

Di lain pihak, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pihaknya segera mengumumkan siapa saja yang menjadi tersangka setelah memeriksa para pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sulsel.

“Penegakan hukum harus juga menjunjung tinggi HAM, asas praduga tak bersalah juga harus kita hormati. KPK akan umumkan tersangka setelah pemeriksaan saksi dan tersangka selesai. Nanti kita hadirkan saat konferensi pers,” ujar Firli di Jakarta.

Saat ini, kata Firli, tim KPK masih bekerja terkait penangkapan tersebut. KPK saat ini sudah membawa Nurdin bersama pihak-pihak lainnya yang turut ditangkap untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta.

“KPK masih bekerja dan berikan waktu untuk KPK bekerja. Nanti pada saatnya, kami pasti menyampaikan kepada publik. Nanti kami menyampaikan siapa-siapa saja yang terlibat,” ucap Firli.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap dalam kaitan OTT kasus korupsi. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Telegram Kapolri Sebagai Bukti Komitmen Polri Semakin Humanis

JAKARTA -- Kebebasan berpendapat menyampaikan aspirasi merupakan hak dari semua orang, di mana seseorang bisa menyampaikan aspirasinya dengan bebas tanpa adanya batasan kecuali menyebarkan...
Baca Juga :  Tangkap Kurir di Belawan, Polda Sumut Sita Ganja 30 Kilogram

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...

Anak Buah Ketangkap Polisi Lalu Bernyanyi, Bandar Kecil Akhirnya Terciduk

SIMALUNGUN -- Pengakuan atau nyanyian pemuda pengangguran pecandu sabu, Adi Sahputra alias Adi (27), akhirnya menyeret sang bandar sabu, Saf alias Memet (30), warga...

Dinilai Positif untuk Masyarakat, LAKSI Dukung Operasi Patuh Jaya

JAKARTA -- Lembaga Advokasi dan Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) menyatakan pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2021 yang digelar oleh Ditlantas Polda Metro Jaya patut didukung...

Habis Transaksi Mau Pakai, Tapi Tak Jadi Karena Keburu Ditangkap

MEDAN -- Tim Tekab Polsek Medan Baru berhasil menangkap dua pria pecandu narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Keduanya sempat berusaha membuang...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here