Kamis, 2 Desember 2021

Gubernur Sumut Geram Medan jadi Zona Merah, Aktivitas di Kesawan City Walk Dibenahi

MEDAN – Kerumunan orang di areal wisata Kesawan City Walk, Kota Medan, pada akhir pekan lalu jadi sorotan publik, termasuk oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang menyinggung kondisi zona merah COVID-19 di Medan. Gubernur tampak marah dan bahkan menegur Walikota Bobby Nasution.

Atas hal itu, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyatakan pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait isu Kesawan City Walk. Aulia menjanjikan pembenahan terkait pengunjung Kesawan agar tidak menciptakan kerumunan yang berpotensi menularkan COVID-19.

“Banyak kritik dan masukan yang kami terima dari warga terkait Kesawan City Walk yang menjadi sorotan di media sosial, karena ramai dikunjungi oleh warga terutama anak muda,” kata Aulia Rachman dalam keterangannya yang dikutip dari akun Instagramnya, Rabu (21/4/2021).

Aulia kembali menegaskan komitmennya bersama Wali Kota Bobby Nasution menekan angka kasus COVID-19. Namun di sisi lain, Aulia Rachman menegaskan Pemkot Medan juga punya tugas membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Saya dan pak wali kota tetap berkomitmen dalam menekan angka penyebaran COVID-19, di Kota Medan. Namun, Pemkot Medan juga ingin agar perekonomian masyarakat bisa pulih dan bangkit di masa pandemi COVID-19,” ujar Aulia.

Kehadiran Kesawan City Walk disebut Aulia membuat gairah baru bagi para pelaku UMKM di kawasan tersebur, untuk memperoleh penghasilan setelah lama terpuruk akibat pandemi virus yang populer dengan sebutan corona itu.

Baca Juga :  KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

“Karenanya, Pak wali kota menekankan agar OPD terkait, Camat dan Lurah selalu berkoordinasi dan mengedukasi masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan di Kesawan City Walk secara ketat, dengan memakai masker dan menjaga jarak,” tambahnya.

Saat ini Pemkot Medan juga berupaya agar hal serupa berlaku untuk sejumlah tempat tongkrongan dan hiburan yang ada di kawasan kota Medan. “Agar tidak ada ketimpangan yang menimbulkan konflik sosial di masyarakat,” ujarnya.

Seperti ramai diberitakan, Kota Medan kembali masuk zona merah penyebaran COVID-19. Padahal sebelumnya, status Kota Medan sempat turun ke zona oranye. Tapi saat ini tercatat ada 15 ribu kasus COVID-19 di ibu kota Sumatera Utara ini.

Memang banyak faktor yang menyebabkan kenaikan kasus positif itu. Dan di tengah kondisi rawan, kerumunan di Kesawan City Walk yang dijadikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sebagai The Kitchen Of Asia jadi sorotan.

Sementara itu, Gubernur Edy menegaskan bahwa pengelola Kesawan City Walk harus bertanggungjawab penuh atas terjadinya kerumunan di lokasi heritage itu. “Penyelenggaranya harus bertanggungjawab. Karena aturan sudah kita buat, aturan itu untuk dipatuhi,” ucapnya. (Leo/Sutan)

Latest news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...
Baca Juga :  Dinyatakan Melanggar Etik, DKPP Berhentikan Arief dari Jabatan Ketua KPU

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

Bupati Bogor Janji Permudah Perizinan Setelah Ditegur Gubernur Jabar

BOGOR -- Bupati Bogor, Ade Yasin, berjanji akan mengawal kemudahan berinvestasi di wilayahnya, demi melakukan pemulihan ekonomi imbas dari pandemi COVID-19. Untuk itu, dia menginstruksikan...

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here