Rabu, 17 Agustus 2022

Habib Luthfi Diusung Jadi Rais Aam Pwngurus Besar Nadhlatul Ulama

JAKARTA — Organisasi Islam terbesar di tanah air, Nahdlatul Ulama (NU), rencananya akan menggelar Muktamar ke-34 pada 23-25 Desember 2021 di Bandar Lampung. Salah satu agenda muktamar ini adalah memilih dan menetapkan kepengurusan Pengurus Besar (PB) NU, baik syuriyah maupun tanfidziyah.

Menjelang gelaran akbar itu, Ketua Ikatan Habaib Nahdlatul Ulama (IHNU) Habib Salim bin Shalahuddin bin Salim bin Jindan menyatakan dukungan kepada Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya untuk menjadi Rais Aam PBNU.

Sejumlah alasan atas dukungan kepada Habib Luthfi dikemukakan oleh habib Salim. Salah satu hal yang paling mendasar adalah untuk mempertemukan antara ulama NU dengan para habaib. Keduanya, tidak boleh ada pemisah karena sama-sama memiliki semangat untuk mempersatukan umat.

“Saya menyatakan akan mendukung Habib Luthfi menjadi Rais Aam PBNU pada Muktamar ke-34 NU nanti. Beliau akan menyatukan antara kalangan habaib dengan ulama di lingkungan NU,” tutur Habib Salim dalam keterangan persnya yang diterima, Jumat (1/10/2021).

Hal lain yang menjadi alasan utama dalam mendukung Habib Luthfi adalah karena ada pesan Nabi yang harus dilaksanakan. “Kata Nabi, aku tinggalkan dua perkara yang kalau kalian berpegang teguh kepada keduanya, kalian tidak akan tersesat selamanya, yaitu kitabullah dan sunnahku dan keturunan-keturunanku,” kata Habib Salim.

Baca Juga :  Pergeseran Posisi di Polri, Jendral Listyo Tunjuk Komjen Agus jadi Penggantinya 

“Jadi kalau kita mau mencintai Nabi maka kita harus mencintai para habaib. Ini jugalah yang diajarkan para ulama NU untuk terus mencintai habaib di Indonesia,” tambah dia.

Ia pun mengajak seluruh Nahdliyin dan pengurus PWNU se-Indonesia untuk sama-sama mendukung Habib Luthfi sebagai Rais Aam PBNU. Hal ini agar para ulama NU yang selama ini mengajarkan kecintaan kepada habaib bisa senang dan bahagia.

“Mari kita dukung Habib Luthfi. Insyaallah Mbah Hasyim Asy’ari akan senang jika ada habaib yang menjadi Rais Aam PBNU, karena memang beliau mengajarkan kita untuk selalu cinta kepada habaib sebagai bagian dari kecintaan kepada baginda Nabi Muhammad,” tegasnya.

Meski begitu, ia juga mengingatkan agar gelaran Muktamar ke-34 NU ini berlangsung lancar, damai, dan kondusif. Ia pun menolak jika ada salah satu pihak memiliki kepentingan terhadap calon lain dan melakukan hal-hal yang intimidatif. (***/CP)

Latest news

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...
Baca Juga :  Roadshow Lebaran, Prabowo Temui Presiden Jokowi dan Megawati

Ketum PAN Jabat Menteri Perdagangan, Eks Panglima TNI Jadi Menteri ATR

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melakukan reshuffle dengan melantik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Ketum PAN) Zulkifli Hasan dan mantan Panglima TNI...

Dari 435, Cuma 123 Pemda yang Kembangkan E-Katalog Lokal

JAKARTA - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) merilis data terbaru tentang komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) terkait e-katalog lokal. Berdasarkan catatan LKPP, 123 Pemda...

Wali Kota se-Indonesia Tak Bisa Hapus Tenaga Honorer di 2023

BOGOR -- Larangan mempekerjakan tenaga honorer bagi instansi pemerintah (khususnya di daerah) mulai 2023 nanti, dipastikan bakal berdampak serius bagi pemerintah daerah. Untuk itu,...

Prabowo Ungkap Pandangan soal Tantangan dan Kebijaksanaan

JAKARTA -- Berbicara dalam forum diskusi internasional bertajuk "Mengelola Persaingan Geopolitik di Kawasan Multipolar" di Singapura, baru-baru ini, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan,...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here