Kamis, 2 Desember 2021

Kapolri Promosikan Seniornya Jabat Posisi Bintang Tiga di Lembaga Ketahanan Nasional RI

JAKARTA — Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan kenaikan pangkat kepada enam perwira tinggi Polri, salah satunya Purwadi Arianto dari Inspektur Jendral menjadi Komisaris Jendral (bintang tiga). Yang mengejutkan, Purwadi bukan tim penyusun visi misi Kapolri waktu uji kelayakan di DPR, dia ternyata senior Kapolri atau alumni Akpol 88.

Purwadi mendapatkan promosi bintang tiga sebab berkaitan dengan jabatannya saat ini, yaitu Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Sestama Lemhanas) RI yang memang diperuntukan bagi perwira tinggi atau jendral bintang tiga.

Dikutip dari laman resmi Polri, Jumat (14/5/2021), sebelum dipercaya menduduki kursi Sestama Lemhanas pada 18 April 2021 lalu, Purwadi menjabat sebagai Kapolda Lampung. Pria kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1966 ini, juga pernah menjabat Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Ia berpengalaman dalam bidang reserse, dan pernah bertugas di berbagai kepolisian tingkat daerah hingga markas besar Polri. Di antaranya pernah bertugas sebagai Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya pada 2007.

Kemudian Purwadi menjadi penyidik di Bareskrim Polri pada 2008. Lalu mulai 2010 hingga 2013 sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum di tiga Polda secara berurutan, yaitu di Polda Malut, Polda Kalbar, dan Polda Jateng.

Selanjutnya pada 2016 menjadi Dirtipidter Bareskrim Polri dengan pangkat Brigadir Jendral Polisi dan terakhir menjadi Kapolda Lampung pada 2018 sebelum akhirnya bergeser ke Lembaga Ketahanan Nasional.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Kejar dan Sita Aset Para Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

Saat menjadi Kapolda Lampung, Purwadi Arianto pernah menangani kasus pembakaran Bendera Merah Putih yang pernah viral di media sosial. Juga kasus penikaman terhadap mendiang Syekh Ali Jaber saat sang dai tengah berceramah.

Sebagai salah satu pejabat negara, Purwadi Arianto juga telah melaporkan harta kekayaannya (LHKPN) kepada KPK. Dalam LHKPN-nya, Purwadi terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 10 Maret 2021 saat masih menjabat sebagai Kapolda Lampung.

Tercatat, Purwadi Arianto memiliki harta kekayaan mencapai Rp 42.998.876.149. Dari jumlah sebesar itu, kepemilikan tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar aset milik Purwadi. Tercatat 33 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Jakarta Selatan, Depok, Lampung, dan Tangerang.

Aset lain yang ikut menyumbang harta milik Purwadi Arianto adalah kas dan setara kas yang mencapai Rp 2.444.646.035. Kekayaan Purwadi turut disumbangkan dengan kepemilikan harta lainnya sebesar Rp 1.126.791.960.

Purwadi Arianto juga memiliki tiga unit kendaraan dengan nilai Rp 654 juta; harta bergerak lainnya Rp 565.600.000; serta surat berharga Rp 403 juta. (***/Husni)

Latest news

Jaksa Agung Bakal Tindak Pimpinan Kejaksaan yang Tak Bisa Awasi Kinerja Anak Buah

JAKARTA -- Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menegaskan bahwa dirinya akan mengevaluasi sampai mencopot jabatan para pimpinan unit kerja dan kewilayahan, yang tidak bisa...
Baca Juga :  Pengesahan UU Perampasan Aset dan UU Pembatasan Transaksi Uang Dikebut

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...

Kasus Formula E, KPK Fokus Pada Pihak yang Salah Gunakan Wewenang

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman atas Kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Balapan Mobil Formula E yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada 2022....

Transaksi Keuangan Pejabat Indonesia Dibedah PPATK dan KPK

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat laporan soal transaksi mencurigakan yang dilakukan para pejabat di Indonesia. Laporan investigasi keuangan itu ditembuskan oleh Pusat Pelaporan...

Operasi Zebra 2021 di Jakarta Dengan Edukasi, Persuasif dan Humanis

JAKARTA -- Kalangan masyarakat menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Operasi Zebra yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang digelar mulai tanggal 15...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here