Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Wali Kota Dedie Abdu Rachim mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini masih terus mematangkan rencana pemekaran wilayah dengan menambah dua kecamatan baru. Proses pengkajian teknis terkait pemekaran kecamatan tersebut sedang berjalan.
Adapun dua wilayah yang menjadi fokus utama pemekaran ini adalah Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Barat. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pelayanan publik seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di Kota Hujan.
“Untuk penambahan pemekaran kecamatan masih dalam proses, ya, tidak berhenti karena memang ada kebutuhan. Namun demikian tentu kita masih perlu mendetailkan proses dan teknisnya di lapangan,” ujar Dedie dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (30/4/2026).
Wali Kota Dedie mengatakan, Kecamatan Tanah Sareal dan Bogor Barat memiliki potensi perkembangan yang sangat pesat. Hal ini memicu perlunya pembagian wilayah administratif baru agar efektivitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
“Seperti Tanah Sareal, kemungkinan nanti akan kita split menjadi dua kecamatan atau Bogor Barat menjadi dua kecamatan. Tapi nanti kita lihatlah ya, karena saat ini kajiannya masih dilakukan oleh tim teknis,” kata Dedie.
Rencana pemekaran ini, lanjut dia, didasari oleh pertumbuhan pemukiman dan aktivitas ekonomi yang masif di kedua wilayah tersebut. Saat ini, beban administratif di kantor kecamatan dinilai sudah sangat tinggi sehingga menghambat akselerasi pembangunan.
Sebagai gambaran, Kecamatan Tanah Sareal saat ini menaungi 11 kelurahan. Sementara itu, Kecamatan Bogor Barat tercatat memiliki 16 kelurahan, yang menjadikannya salah satu kecamatan dengan cakupan wilayah paling luas di Kota Bogor.
Meski wacana ini sudah mulai terbuka ke publik, Dedie mengatakan, rencana tersebut belum masuk ke tahap final. Pemkot Bogor masih memerlukan pendalaman dari sisi teknis, administratif, hingga kajian langsung di lapangan. Dengan adanya pemekaran ini, nantinya Kota Bogor akan memiliki 8 wilayah Kecamatan.
“Tentu saja untuk hal tersebut kita masih perlu mendetailkan proses dan teknisnya di lapangan, tapi masih dalam proses. Jadi kita tunggu saja kalau itu,” imbuh Dedie yang diketahui memang sejak lama ingin melebarkan wilayah Kota Bogor. (Man/*)







