Rabu, 17 Agustus 2022

Sebelum Selidiki Dugaan Korupsi Formula E, KPK Punya Bukti Awal

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pihaknya sudah lebih dulu mengantongi alat bukti petunjuk sebelum memutuskan dilakukan penyelidikan kasus pembayaran uang muka bernilai ratusan miliar Rupiah untuk penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E.

Karenanya, KPK memastikan penyelidikan dugaan korupsi dalam kasus yang melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi DKI itu tidak sembarangan atau asal-asalan. KPK juga menjamin penyelidikan ini dilandasi semangat penegakan hukum, tiada kepentingan lain.

“Penyelidikan dilakukan karena didasarkan pada kecukupan bukti-bukti yang membuat terangnya suatu konstruksi peristiwa pidana korupsi,” kata pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara bidang Penindakan KPK, Ali Fikri melalui keterangan persnya yang diterima, Senin (15/11/2021).

Menurutnya lagi, KPK sudah sesuai aturan membuka penyelidikan dugaan korupsi dalam ajang balap mobil listrik itu. KPK juga menegaskan penindakan kasus korupsi di Indonesia tidak akan pandang bulu.

Baca Juga :  Berkas Perkara Rampung, Jaksa Tahan Eks Ketua Umum dan Petinggi FPI

Karena itu, masyarakat diminta untuk bersabar dan tidak mengambil atau menyampaikan kesimpulan apapun yang bisa menimbulkan polemik. Saat ini, KPK tengah sibuk mencari bukti adanya korupsi dalam kasus Formula E.

“Kami tentu berharap publik memberi kesempatan penyidik KPK untuk fokus bekerja dan tidak mengembuskan opini maupun kesimpulan-kesimpulan prematur yang justru akan kontraproduktif,” ujar Ali.

Sebelumnya diberitakan, KPK tengah mendalami kasus dugaan rasuah pelaksanaan ajang balap Formula E. KPK juga akan segera menetapkan tersangka dalam kasus itu jika sudah ada bukti yang cukup.

Sejumlah saksi sudah dijadwalkan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi Formula E. Tak menutup kemungkinan dalam kasus ini KPK akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pimpinan serta anggota DPRD DKI untuk diminta keterangannya. (***/CP)

Latest news

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...
Baca Juga :  Hakim Harus Bisa Menegakkan Rasa Keadilan Masyarakat

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

Anak Mantan Bupati Bogor Soroti Penyebab Terjadinya Kasus Suap BPK

CIBINONG -- Kasus suap pejabat dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat yang menyeret Bupati Bogor (non aktif) Ade Yasin dan tiga...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here