Minggu, 17 Oktober 2021

Polres Bogor Bekuk Suami Istri Pengedar Narkoba dan Bandar Khusus Pesanan Lewat Facebook

BOGOR – Jaringan pengedar narkoba yang melibatkan pasangan suami istri hingga bandar spesialis atau yang kerap beraksi menjual narkoba melalui media sosial Facebook berhasil dibongkar. Mereka merupakan beberapa dari 19 pengedar dan pengguna narkoba yang diciduk Polres Bogor.

“Para pelaku ini diingkus dalam operasi dua pekan selama ramadan. Totalnya ada 19 tersangka dari 17 kasus jual beli narkoba berbagai jenis,” jelas Kapolres Bogor AKBP Harun kepada wartawan di Mapolres Bogor, Kamis (29/4/2021).

Dijelaskannya, tersangka pasangan suami istri yakni inisial AS dan SP mengedarkan narkoba jenis sabu di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Suaminya AS merupakan bandar dan istrinya SP kurir untuk mengantar narkoba kepada pemesan.

“Jadi AS ini memanfaatkan istrinya (SP) untuk mengantarkan barang sabu pesanan pembeli di suatu tepat. AS diketahui juga residivis kasus yang sama,” jelas Harun.

Dari pasangan tersebut, pihaknya mendapati barang bukti narkoba jenis sabu seberat 6,42 gram. Saat ini, jajaran Satuan Narkoba Polres Bogor masih memburu pemasok narkoba kepada pasutri itu berinisial DN yang masih dalam pengejaran.

Baca Juga :  Jaksa Agung Geram, Janji Kasus Mega Korupsi Asabri Rp 23 Triliun Dituntaskan

Sedangkan, untuk tersangka pengedar sabu spesialis Facebook berinisial AR (27) yang berprofesi sebagai penjual pakaian. Modusnya, tersangka ini bertransaksi sabu dengan pemesan melalui akun Facebook miliknya menggunakan kata sandi ‘Kue S’.

“Setelah dipesan, tersangka mengirim narkoba dengan cara dimasukkan ke dalam barang elektronik dikirim menggunakan jasa pengiriman barang. Tapi terkadang juga sistem tempel,” beber Kapolres yang pernah bertugas sebagai penyidik KPK tersebut.

Adapun total barang bukti yang diamankan dari ke-19 tersangka yakni sabu-sabu seberat 126,66 gram, ganja 12,01 gram, 4,00 gram tembakau sintetis dan 1.874 butir obat double G.

Para pengedar narkoba itu dikenakan Pasal 441 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun, atau denda minimal Rp1 miliar maksimal Rp10 miliar.

Sedangkan kepada para pemakai, diterapkan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) hukuman 4 tahun maksimal 12 tahun penjara atau denda Rp800 juta maksimal Rp8 miliar. (Husni)

- Advertisement -

Latest news

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....
Baca Juga :  Sukses Ungkap Kasus Mega Korupsi, Reformasi Birokrasi di Kejaksaan Dinilai Berhasil

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Data Temuan Transaksi Keuangan Rp 120 Triliun, PPATK Tak Berikan ke Polri

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akhirnya batal menangani atau menyelidiki temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait dugaan transaksi keuangan yang...

Kepala Suku Jadi Aktor Kerusuhan di Yahukimo Dibekuk Polisi

YAHUKIMO -- Kematian Mantan Bupati Yahukimo sekaligus Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua, Abock Busup, di sebuah hotel di Jakarta pada Minggu (3/10/2021)...

Selamatkan Aset Negara, KPK Minta Pemerintah Daerah Tertibkan Pengembang Perumahan

SERANG -- Seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menertibkan sejumlah aset milik negara yang ada di kawasan pengembang. Aset yang dimaksud seperti Fasilitas Umum...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here