Sakurajima Erupsi Kembali, Abu Vulkanik Dilaporkan Capai Kawasan Kota Kagoshima

Kabarindo24jam.com | Kagoshima, Jepang – Gunung berapi Sakurajima di Prefektur Kagoshima, Jepang, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Minggu (7/6/2026). Erupsi tersebut dilaporkan menghasilkan emisi abu vulkanik yang menyebar ke sejumlah wilayah di sekitar Kota Kagoshima.

Sejumlah pemantau aktivitas kebencanaan dan unggahan visual di media sosial, kolom abu vulkanik teramati keluar dari kawah Sakurajima dan terbawa angin ke kawasan permukiman. Beberapa rekaman video menunjukkan kondisi langit yang dipenuhi abu vulkanik serta penurunan jarak pandang di beberapa lokasi.

Bacaan Lainnya

Laporan yang beredar menyebutkan aktivitas erupsi berlangsung selama beberapa jam dengan intensitas yang berubah-ubah. Abu vulkanik dilaporkan terus keluar selama periode aktivitas tersebut dan menyebabkan gangguan terbatas terhadap aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

Hingga laporan ini disusun, otoritas pemantauan gunung api Jepang masih melakukan pengawasan terhadap perkembangan aktivitas Sakurajima. Belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar yang secara langsung dikaitkan dengan erupsi terbaru ini.

Sakurajima merupakan salah satu gunung api paling aktif di Jepang dan berada di Teluk Kagoshima, sekitar beberapa kilometer dari pusat Kota Kagoshima. Kedekatan lokasi gunung dengan kawasan perkotaan membuat hujan abu menjadi fenomena yang kerap terjadi ketika aktivitas vulkanik meningkat dan arah angin membawa material vulkanik menuju wilayah kota.

Sepanjang tahun 2026, Sakurajima beberapa kali mencatatkan erupsi eksplosif. Pada April dan Mei lalu, aktivitas gunung api tersebut menghasilkan kolom abu yang mencapai ribuan meter di atas kawah dan menyebabkan hujan abu di sejumlah kawasan sekitar Kagoshima.

Pihak berwenang setempat terus mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi terkait aktivitas vulkanik, mengikuti arahan keselamatan, serta menggunakan perlindungan pernapasan dan mata apabila terjadi peningkatan sebaran abu di wilayah permukiman.

(Ls/*)

Catatan Redaksi: Informasi mengenai durasi erupsi, luas sebaran abu, dan dampak rinci masih menunggu pembaruan lebih lanjut dari otoritas resmi Jepang. Data akan diperbarui apabila terdapat rilis resmi tambahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *