Minggu, 17 Oktober 2021

Serangan Militer Israel ke Gaza Bikin Sekjen PBB Prihatin, Presiden Jokowi Mengutuk!!

NEW YORK — Meskipun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum bersikap dan baru pada Minggu (16/5/2021) akan melakukan rapat resmi terkait serangan yang dilakukan Israel di Jalur Gaza, Sekretaris Jendral (Sekjen) PBB Antonio Guterres merilis pernyataan resmi mengecam sekaligus mengaku sangat prihatin.

Sikap Sekjen PBB ini lantaran Israel melakukan operasi militer secara membabi-buta sehingga mengakibatkan ratusan orang tewas, dan ribuan orang luka-luka. Yang paling mengenaskan, warga yang menjadi korban serangan itu mayoritas ialah kaum perempuan dan anak-anak.

Melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, Sekjen PBB mengatakan bahwa serangan Israel di Jalur Gaza, melanggar hukum internasional. Dalam pernyataan sikapnya yang dirilis kantor berita AFP, Minggu (16/5), Antonio juga mengaku kecewa dengan serangan yang menelan banyak korban jiwa itu.

“Sekretaris Jenderal kecewa dengan meningkatnya jumlah korban sipil, termasuk kematian sepuluh anggota keluarga yang sama, termasuk anak-anak, akibat serangan udara Israel di kamp al-Shati di Gaza, yang konon ditujukan pada seorang pemimpin Hamas,” ungkap Dujarric.

Ini merupakan serangan terburuk yang pernah terjadi di Gaza sejak 2014. Serangan itu juga menghancurkan Menara Al Jalaa yang menjadi kantor berita Al Jazeera dan Associated Press di lantai 11. Sebagai serangan balik, Palestina menembakkan sekitar 2.300 roket ke Israel.

Baca Juga :  Sikapi Perang Israel-Palestina, Dewan Keamanan PBB Segera Rapat Darurat

Serangan itu menewaskan 10 orang, termasuk seorang anak dan seorang tentara. Secara total ada sekitar 560 orang Israel yang terluka karena serangan ini. Namun, pertahanan udara Israel telah mencegat banyak roket yang ditembakkan itu

Sekjen PBB juga meminta agar serangan yang melanggar hukum ini dapat dihindari ke depan. “Sekjen mengingatkan semua pihak bahwa setiap target sipil, dan struktur media secara sembarangan melanggar hukum internasional dan harus dihindari dengan segala cara,” ujarnya.

Sikap Presiden Jokowi

Secara terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merilis pernyataan mengutuk aksi kekejaman Israel terhadap Palestina. Melalui akun Twitter resminya, Jokowi menyebut Indonesia menolak keras agresi militer Israel terhadap Palestina.

“Indonesia mengutuk serangan Israel yang telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa,” tulis Jokowi, Sabtu (15/5). Pasalnya, agresi Israel sudah membuat anak-anak dan perempuan menjadi korban.

“Agresi Israel harus dihentikan,” imbuh Jokowi seraya menyebutkan situasi di Palestina merupakan salah satu isu global yang menjadi perhatiannya dan sejumlah pemimpin dunia dalam beberapa hari terakhir.

“Dalam beberapa hari terakhir ini saya telah berbicara dengan presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, PM Singapura, presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darrusalam, dan PM Malaysia,” lanjut Jokowi. (***/AFP/CP)

- Advertisement -

Latest news

Pemilihan Presiden Filipina Dimulai, Koalisi Oposisi Usung Wapres Leni Robredo

MANILA - Pamor Wakil Presiden (Wapres) Filipina, Leni Robredo, kini kian mengkilap setelah ditetapkan oleh Koalisi oposisi Filipina sebagai kandidat Presiden dalam Pemilihan Umum...
Baca Juga :  Militer Myanmar Bunuh Demokrasi, Presiden dan Aung San Suu Kyi Ditangkap

Otoritas Keamanan Belanda Galau dan Pusing, Perdana Menterinya Mau Dibunuh Mafia

AMSTERDAM - Menyusul potensi ancaman pembunuhan akibat kebijakan memerangi mafia atau organisasi kejahatan, Dinas Keamanan Kerajaan dan Diplomatik serta Kepolisian Belanda kini tengah melakukan upaya...

Rezim Militer Myanmar Makin Brutal, Inggris Berikan Sanksi Baru

LONDON -- Gejolak politik dan keamanan pasca kudeta yang dilakukan oleh militer Myanmar sejak awal Februari lalu, hingga saat ini belum juga berakhir. Situasi...

Pemimpin Oposisi Serukan Dukungan Kepada Perdana Menteri Pilihan Raja Malaysia

KUALA LUMPUR -- Ismail Sabri Yaakob resmi dilantik menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-9 oleh Raja Malaysia, Sultan Abdullah Riayatuddin Mustafa Billah Shah pada Sabtu (21/8/2021)....

Perdana Menteri Baru Malaysia Mengerucut pada Anwar Ibrahim dan Ismail Sabri

KUALA LUMPUR -- Setelah Muhyiddin Yassin meninggalkan kursi perdana menteri (PM) Malaysia pada Senin lalu (16/8/2021), suhu politik terasa amat panas lantaran semua elite politik...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here