Klinik Parung Kini Layani Rawat Inap, Akses Kesehatan Diperluas

0
21

Kabarindo24jam.com | Parung — Pemerintah Kabupaten Bogor memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Parung dan sekitarnya melalui peningkatan status Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Selasa (23/12/2025).

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam acara yang sama, Bupati Bogor juga menyerahkan satu unit bus sekolah secara simbolis kepada masyarakat Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Bupati Rudy menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh pemerintah. Menurut dia, kehadiran negara melalui fasilitas kesehatan yang memadai menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Derajat kesehatan adalah hak setiap manusia. Pemerintah daerah harus hadir memastikan pelayanan kesehatan dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga, tanpa terkecuali,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang prima dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai merupakan fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan sejahtera. “Alhamdulillah hari ini kita meresmikan Klinik Utama Rawat Inap Parung, yang sebelumnya merupakan Klinik Utama Rawat Jalan,” katanya.

KURI Parung kini dilengkapi fasilitas rawat inap dengan total kapasitas 24 tempat tidur. Rinciannya, Ruang Dr. Leimena untuk pasien laki-laki dewasa dengan 10 tempat tidur, Ruang Cut Nyak Dien untuk pasien perempuan dewasa dengan 4 tempat tidur, Ruang Ade Irma Suryani untuk pasien anak dengan 6 tempat tidur, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan 4 tempat tidur.

Selain itu, klinik ini didukung oleh 28 perawat profesional yang disiagakan untuk memberikan pelayanan optimal kepada pasien. Transformasi ini menjadi langkah strategis Pemkab Bogor dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat wilayah Parung dan Bogor Utara.

Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses peningkatan layanan tersebut. Ia berterima kasih kepada Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait yang telah mendukung mulai dari penyelesaian perizinan hingga kesiapan operasional klinik.

“Semoga layanan kesehatan tingkat lanjut ini semakin efektif, efisien, dan terjangkau, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rudy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty menjelaskan, KURI Parung saat ini telah memiliki unit gawat darurat yang beroperasi selama 24 jam serta fasilitas rawat inap dengan 20 tempat tidur, terdiri dari 14 ruang dewasa dan 6 ruang anak.

Adapun layanan medis yang tersedia meliputi kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, kesehatan anak, paru, bedah umum, gigi, serta klinik umum. Klinik ini juga didukung fasilitas penunjang seperti radiologi, laboratorium, farmasi, dan layanan gizi.

“Didukung 66 tenaga kesehatan dan non-kesehatan, KURI Parung mampu melayani masyarakat dari tujuh kecamatan, yakni Parung, Gunung Sindur, Ciseeng, Tanjungsari, Bojonggede, Kemang, dan Rancabungur,” kata Fusia.

Ia berharap, peresmian KURI Parung dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor secara berkelanjutan. (***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini