Kabarindo24jam.com | Cibinong – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menggelar kegiatan Uji Kelayakan dan Kepatutan tahap II di kantor pusat, Jakarta, baru-baru ini. Kegiatan UKK tersebut juga diikuti oleh sejumlah calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bogor hasil Musyawarah Cabang Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.
Beberapa politisi lokal yang mengikuti proses UKK tersebut di antaranya adalah Achmad Yaudin Sogir (Wakil Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Bogor), Edwin Sumarga (Ketua DPC PKB periode sebelumnya), Lukmanudin Arryasid, Jaro Peloy, dan Dindin. Nantinya, DPP akan memilih pemimpin PKB Kabupaten Bogor untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadapi Pemilu 2029.
Sogir yang disebut-sebut menjadi kandidat terkuat Ketua DPC, menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh kader PKB Kabupaten Bogor terus bergerak melakukan penguatan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Menurutnya, konsolidasi partai tidak hanya dilakukan menjelang momentum politik semata, tetapi terus dijalankan secara berkesinambungan melalui pelayanan kepada masyarakat dan penguatan struktur partai, mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting.
“Alhamdulillah, seluruh PAC, ranting, dan anak ranting tetap kompak serta solid. Kami terus hadir di tengah masyarakat, melayani umat, serta menjalankan berbagai program unggulan partai,” ujar Sogir kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan bahwa target besar PKB Kabupaten Bogor pada Pemilu 2029 adalah meraih sembilan kursi legislatif. Untuk mencapai target tersebut, seluruh kader diminta aktif turun langsung ke masyarakat serta memperkuat kerja-kerja sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Sogir menambahkan bahwa selama ini kader PKB Kabupaten Bogor telah menjalankan sejumlah program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut di antaranya adalah pemberdayaan ekonomi UMKM, pengembangan sektor peternakan dan pertanian, hingga dukungan di bidang pendidikan melalui program beasiswa dan program santri.
Menurutnya, keberadaan kader PKB harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan bukan hanya sebatas politik elektoral, melainkan juga pengabdian sosial dan pembangunan ekonomi kerakyatan.
“PKB harus menjadi rumah besar masyarakat, hadir memberikan solusi dan manfaat nyata. Kader harus aktif di tengah masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan warga,” tegas Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini.
Adapun pelaksanaan UKK tahap II ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Bogor ke depan. Banyak kader berharap, figur yang terpilih nantinya mampu menjaga soliditas partai sekaligus meningkatkan kekuatan politik PKB di Kabupaten Bogor. (Cok/*)







