Sungai Jianjiang Meluap, Banjir Besar Terjang Duyun China; Korban Tewas Dilaporkan Bertambah

Kabarindo24jam.com | Guizhou, China – Banjir besar melanda wilayah Duyun, Provinsi Guizhou, setelah hujan deras berkepanjangan menyebabkan Sungai Jianjiang meluap pada Selasa (19/5). Arus banjir merendam kawasan permukiman, jalan raya, serta sejumlah fasilitas umum di kota tersebut.

Banyak kendaraa mobil terseret arus dan terendam air hingga sebagian badan kendaraan tidak terlihat. Otoritas setempat juga dilaporkan meningkatkan status kewaspadaan banjir menyusul tingginya debit air di kawasan perkotaan.
Berdasarkan laporan terbaru media internasional dan otoritas China,

Bacaan Lainnya

sedikitnya 18 hingga 21 orang dilaporkan meninggal dunia akibat rangkaian cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah selatan serta tengah China.

Operasi pencarian masih berlangsung untuk menemukan korban yang dinyatakan hilang.
Selain Guizhou, dampak hujan ekstrem juga dilaporkan terjadi di beberapa provinsi lain seperti Hunan, Hubei, Guangxi, Guangdong, dan Jiangxi.

Otoritas meteorologi China memperingatkan potensi banjir bandang, longsor, serta genangan perkotaan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah China telah mengaktifkan respons darurat banjir di sejumlah daerah terdampak dan mengalokasikan dana bantuan bencana sebesar 150 juta yuan untuk mendukung evakuasi, penyelamatan, serta pemulihan infrastruktur.

Ribuan warga juga dilaporkan telah dievakuasi ke lokasi penampungan sementara.
Di wilayah Guizhou sendiri, hujan dengan intensitas sangat tinggi turut memicu longsor dan kerusakan jalan di beberapa kabupaten. Media pemerintah China melaporkan sedikitnya empat korban tewas dan sejumlah warga masih hilang akibat banjir serta longsor di Kabupaten Guiding.

Badan meteorologi nasional China menyatakan sistem cuaca basah saat ini terbentuk akibat pertemuan massa udara lembap dari Teluk Benggala, Laut China Selatan, dan Samudra Pasifik, yang memicu hujan intens di area luas sepanjang lebih dari 1.000 kilometer.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *