Denpom III Siliwangi Beberkan Kronologis Peristiwa Warga Terkena Pantulan Peluru

Kabarindo24jam.com | Cibinong -Seorang warga terkena pantulan rekoset peluru saat anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/Siliwangi menggerebek lokasi pengoplosan gas yang diduga dibekingi oknum anggota TNI di Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/5/2026).

Komandan Denpom III/1 Bogor Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto menjelaskan kronologisnya. “Kronologi pada saat itu Satlak Lidpamfik Pomdam III/Slw menindaklanjuti informasi masyarakat, mengenai adanya dugaan keterlibatan oknum anggota TNI AD sebagai pelindung (beking) lokasi pengoplosan gas bersubsidi,” kata Letkol Anggi yang dihubungi wartawan, Rabu (20/5/2026).

Bacaan Lainnya

Saat di lokasi, kata Anggi, anggota Pomdam Siliwangi mendapat perlawanan dari sekelompok warga. Dalam kondisi terdesak, anggota Pomdam Siliwangi melepaskan tembakan peringatan. Namun serpihan peluru atau rekoset mengenai seorang warga.

“Namun saat tim melakukan upaya penegakan hukum di lokasi, terjadi situasi dimana para personil Denpom mendapatkan hambatan berupa perlawanan dari sekelompok warga setempat,” kata Anggi.

“Dalam kondisi yang mendesak tersebut, personel di lapangan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sesuai SOP untuk mengendalikan situasi. Namun terdapat satu warga sipil yang terkena rekoset (pantulan) atau dampak dari tembakan tersebut pada bagian bahu sebelah kanan,” sambungnya.

Kasus tersebut, lanjut Anggi, saat ini sudah dalam penanganan Pomdam III/Siliwangi Bandung. Sementara korban terkena imbas tembakan peringatan sudah dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan. “Segera setelah kejadian, prioritas utama adalah menyelamatkan korban dengan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.

“Adapun penanganan permasalahan ini sedang dalam penyelidikan dan penanganan Pomdam III/Siliwangi, dan keterangan lebih lanjut nantinya akan dijelaskan oleh Penerangan Kodam III/Siliwangi,” pungkas Anggi. (Cok/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *