Kabarindo24jam.com|WASHINGTON D.C. – Kompleks Gedung Putih atau White House sempat berada dalam status lockdown pada Sabtu malam waktu setempat setelah muncul laporan suara tembakan di sekitar kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tidak jauh dari area utama kepresidenan Amerika Serikat.
Sejumlah wartawan yang berada di lokasi melaporkan mendengar rentetan suara yang diduga berasal dari tembakan senjata api. Personel United States Secret Service kemudian langsung mengarahkan awak media menuju ruang briefing untuk berlindung sambil mengamankan perimeter Gedung Putih.
Laporan awal dari beberapa jurnalis internasional menyebut suara yang terdengar mencapai puluhan letusan. Koresponden ABC News Selina Wang dan jurnalis NBC Julie Tsirkin termasuk di antara saksi yang menyampaikan situasi tersebut secara langsung melalui media sosial dan laporan lapangan.
Dalam pernyataan resminya, Secret Service mengonfirmasi pihaknya sedang menyelidiki laporan “shots fired” di sekitar kawasan dekat Gedung Putih. FBI juga dilaporkan ikut membantu proses pengamanan dan investigasi di lokasi kejadian.
Hingga laporan terbaru diterbitkan, aparat belum memberikan rincian resmi mengenai jumlah pasti tembakan, identitas pelaku, maupun motif insiden tersebut. Belum ada pula konfirmasi final terkait korban luka atau korban jiwa.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pejabat tinggi Amerika Serikat setelah sejumlah insiden bersenjata lain di kawasan Washington D.C. dalam beberapa pekan terakhir.
(Ls/*)







