Kabarindo24jam.com | Jakarta – Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan pusat Jakarta pada Kamis (18/6/2026). Massa aksi melakukan long march dari kawasan Sarinah menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) sambil membawa panci, wajan, dan peralatan dapur lainnya yang dipukul sepanjang perjalanan sebagai simbol penyampaian aspirasi.
Aksi tersebut diikuti berbagai kelompok perempuan dan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam jaringan API. Dalam materi mobilisasi yang beredar sebelumnya, aliansi ini menyebut sedikitnya sekitar 90 organisasi perempuan dan kelompok masyarakat sipil terlibat dalam gerakan tersebut.
Sepanjang aksi, peserta membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terkait kondisi ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta kebijakan publik yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan perempuan dan keluarga.
Berdasarkan pernyataan yang disampaikan dalam aksi, terdapat tiga tuntutan utama yang menjadi fokus demonstrasi.
Pertama, massa meminta pemerintah mengambil langkah untuk menekan kenaikan biaya hidup dan harga kebutuhan masyarakat. Menurut peserta aksi, kondisi ekonomi saat ini memberikan tekanan terhadap rumah tangga, khususnya perempuan yang berperan dalam pengelolaan kebutuhan keluarga.
Kedua, peserta aksi mendesak evaluasi bahkan penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mereka menilai program tersebut perlu ditinjau kembali dari sisi prioritas anggaran dan efektivitas pelaksanaannya.
Ketiga, massa menuntut perluasan lapangan pekerjaan dan kebijakan yang dinilai mampu meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selain menyampaikan orasi, peserta aksi menggunakan metode memukul panci dan alat dapur yang dikenal sebagai bentuk protes simbolik untuk menggambarkan persoalan ekonomi rumah tangga yang dirasakan masyarakat.
Pengamanan aksi dilakukan aparat kepolisian di sejumlah titik sepanjang rute demonstrasi.
Hingga berlangsungnya kegiatan, aksi berjalan dalam pengawasan petugas keamanan dan lalu lintas di kawasan pusat ibu kota mengalami penyesuaian situasional.
API sendiri merupakan jaringan yang menghimpun berbagai organisasi perempuan, kelompok buruh, komunitas masyarakat sipil, pekerja rumah tangga, kelompok disabilitas, aktivis mahasiswa, serta organisasi advokasi hak perempuan. Serta berbagai organisasi perempuan dan komunitas akar rumput lainnya.
(Ls/*)







