Kamis, 2 Desember 2021

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25 bal, 1 karung berisi 18 bal, dengan jumlah berat lebih kurang 143 kilogram yang nilainya ditaksir kurang lebih Rp 700 juta.

“Ini penangkapan narkoba terbesar yang dilakukan oleh BNNP Bengkulu pada tahun 2021 ini, dan tersangka pembawa ganja ini ialah RY,” jelas Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol Supratman dalam keterangan persnya pada Sabtu (15/10/2021).

Diungkapkannya, penangkapan tersangka RY asal Agam Sumatera Barat beserta barang bukti ini terjadi di Jalan Raya Curup – Lubuk Linggau tepatnya di Kelurahan Pasar Ulak Tanding Kecamatan PUT Kabupaten Rejang Lebong, pada Jumat 15 Oktober 2021.

Baca Juga :  KPK Ngamuk, Penyidik Gagal Dapatkan Bukti Perkara Akibat Operasi Penggeledahan Bocor

Aksi penindakan terhadap upaya penyelundupan dan penangkapan tersangka dilakukan oleh Tim Pemberantasan BNNP Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Plt Kasie Intelijen BNNP Bengkulu AKP. Eka Candra, SH. MH.

“Sebelum melakukan penangkapan, Tim Pemberantasan BNNP Bengkulu sudah berkordinasi dengan Polres Rejang Lebong dan Koramil setempat,” ujar Supratman

Dia menambahkan telah menahan tersangka RY dan dua orang lainnya AR dan EN serta menahan barang bukti 6 karung ganja, 1 buah mobil truk dan 2 alat komunikasi.

Sementara pasal yang disangkakan kepada terduga tersangka yakni pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (WWN/WHS)

Latest news

Jaksa Agung Bakal Tindak Pimpinan Kejaksaan yang Tak Bisa Awasi Kinerja Anak Buah

JAKARTA -- Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menegaskan bahwa dirinya akan mengevaluasi sampai mencopot jabatan para pimpinan unit kerja dan kewilayahan, yang tidak bisa...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...

Kasus Formula E, KPK Fokus Pada Pihak yang Salah Gunakan Wewenang

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman atas Kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Balapan Mobil Formula E yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada 2022....
Baca Juga :  Usai Bekuk Munarman, Densus Anti Teror Geledah Markas FPI dan Sita Dokumen serta Serbuk Aseton

Transaksi Keuangan Pejabat Indonesia Dibedah PPATK dan KPK

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat laporan soal transaksi mencurigakan yang dilakukan para pejabat di Indonesia. Laporan investigasi keuangan itu ditembuskan oleh Pusat Pelaporan...

Operasi Zebra 2021 di Jakarta Dengan Edukasi, Persuasif dan Humanis

JAKARTA -- Kalangan masyarakat menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Operasi Zebra yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya yang digelar mulai tanggal 15...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here