Kabarindo24jam.com | Cibinong -Memaknai peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang jatuh pada 23 Juli, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati (Wabup) Jaro Ade Ruhandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan HANI sebagai pengingat akan pentingnya membangun komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Menurut Bupati Rudy, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh pihak menjaga generasi muda dari ancaman narkotika. “HANI menjadi momentum bersama dalam memerangi narkoba. Mari bersama lindungi generasi muda dan wujudkan anak-anak yang sehat, berprestasi, serta berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Rudy dalam pernyataan persnya yang dikutip, Senin (27/7/2026).
Komitmen tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya dinilai menjadi kunci dalam memperkuat upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pernyataan Bupati Rudy Susmanto ini selaras dengan sikap Menko Polkam RI Djamari Chaniago yang menyerukan perang semesta melawan narkotika pada peringatan HANI 2026. Menurutnya, pemberantasan narkoba adalah syarat mutlak untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Djamari menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga Masyarakat, untuk menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks. “Ini adalah upaya menyelamatkan anak-anak kita dan melindungi kedaulatan negara dari ancaman yang paling merusak,” ujar Djamari.
Menyambut seruan tersebut, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk menguatkan pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayahnya. Sinergi dengan BNN dan aparat penegak hukum terus diperketat guna melahirkan generasi Bogor yang sehat, berdaya saing, serta mendukung visi Bogor Istimewa dan Indonesia Emas 2045. (Cok/*)







