Rabu, 17 Agustus 2022

Tingkatkan Keamanan Negara, TNI Harus Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

JAKARTA —  Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kementerian Pertahanan didorong untuk membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber demi meningkatkan Keamanan Indonesia, seperti halnya yang sudah dilakukan oleh Polri dan Kejaksaan yang digunakan untuk penegakan hukum.

“Ke depan, kita berharap Kementerian Pertahanan dan TNI dapat membentuk CSIRT untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara,” kata Hinsa Siburian meresmikan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Kementerian PPN/ Bappenas di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Menurut Hinsa, berbagai lembaga penegak hukum telah memiliki CSIRT masing-masing, seperti lembaga kepolisian dan kejaksaan yang memiliki tugas untuk memberantas masalah kejahatan siber dan menegakkan hukum di bidang tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) juga memiliki CSIRT karena ruang siber sudah digunakan oleh oknum-oknum pelaku kejahatan siber untuk melakukan transaksi kejahatan.

“Misalnya teroris untuk merekrut atau mendukung logistik, mereka bermain di ruang siber. Demikian pula narkotika, untuk transaksi, jual beli, dan lain sebagainya,” ucap mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.

Baca Juga :  Mayjen Mulyo Promosi Jabatan Letjen, Pangdam Jaya Dijabat Mayjen Untung

Terkait dengan pertahanan, Hinsa menekankan bahwa berbagai lembaga pertahanan di negara lain telah mengintegrasikan teknologi perang mereka dengan ruang siber, seperti untuk meningkatkan akurasi rudal hingga melakukan sabotase lawan.

Selain itu, terdapat jenis-jenis serangan lain, seperti mencuri data, merusak data, hingga menggunakan data untuk mempermalukan pihak-pihak tertentu atau menimbulkan kekacauan di dalam negara.

Oleh karena itu, Hinsa mengingatkan TNI untuk segera membentuk CSIRT dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia guna beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Sebab jika tidak menyetarakan teknologi pertahanan dengan negara lain, maka Indonesia akan tertinggal.

“Makanya kita harus meningkatkan pertahanan dengan membangun CSIRT. Ini nanti diharapkan aktif dan harus 24 jam, karena kita tidak bisa mengatur serangan itu jam berapa, mau siang ataupun malam,” pungkas Hinsa. (***/CP)

Latest news

Komandan Pasukan Elite TNI AU, Kopasgat, Dijabat Taspin Hasan

BANDUNG -- Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan satuan elite Komando Pasukan Gerak Cepat...

KSAL Kukuhkan Panglima Komando Armada RI yang Baru

JAKARTA -- Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Laut...
Baca Juga :  Mendapat Promosi Jabatan, 23 Pati TNI Naik Pangkat

Wakil Gubernur Lemhanas Naik Pangkat jadi Letnan Jendral TNI

JAKARTA - Sebanyak 24 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) resmi naik pangkat satu tingkat lebih tinggi menyusul jabatan baru yang diembannya. Hal...

Jendral Andika Dambakan Sesko TNI Segera Menjadi War College

JAKARTA -- Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko) segera bertransformasi menjadi satuan pendidikan tinggi setingkat War College. Hal tersebut juga merupakan harapan besar dari...

Kepala Staf Kodam Jaya Masuk Kostrad jadi Panglima Divisi I

JAKARTA -- Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) Letnan Jenderal Maruli Simanjuntak mengukuhkan Brigadir Jendral Bobby Rinal Makmun sebagai Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad menggantikan...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here