Rabu, 26 Januari 2022

Usai Operasi Tangkap Tangan, KPK ‘Garap’ Walikota Bekasi

BEKASI — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan tim khusus penindakan dan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan korupsi, termasuk Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang populer dengan sapaan Bang Pepen.

“Walikota bekasi dan beberapa orang yang terkait sedang dilakukan pemeriksaan,” ujar Firli kepada wartawan di Jakarta, Rabu malam (5/1). Diketahui, KPK telah melakukan OTT terhadap sejumlah orang di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada hari ini sekitar pukul 13.30 WIB.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron membeberkan, selain mengamankan beberapa orang, juga turut diamankan sejumlah uang. “Beberapa pihak kami amankan bersama sejumlah uang,” ujar Ghufron.

Namun demikian, KPK belum membeberkan secara detail siapa saja yang turut diamankan dalam OTT kali ini serta terkait perkara dugaan tindak pidana korupsinya. KPK mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan nasib Pepen dan beberapa orang lainnya, jadi tersangka atau tidak.

Baca Juga :  Dua Mayjen NaikJadi Letjen, Komandan Paspampres dan Wadanjen Kopassus Dipromosi

Sebagai informasi, Rahmat Effendi adalah Wali Kota Bekasi yang menjabat sejak 3 Mei 2012 menggantikan Mochtar Mohamad yang saat itu tersandung kasus dugaan korupsi. Ia lalu terpilih kembali dalam pilkada dan menjadi wali kota periode 2013-2018, dan periode 2018-2023.

Politikus Golkar kelahiran 3 Februari 1964 tersebut maju lagi di Pilkada 2013 didampingi politisi PKS, Akhmad Syaikhu. Saat itu berhasil menang dalam satu putaran dengan perolehan 43 persen, mengalahkan pasangan lainnya yang memperoleh suara 22,9 persen.

Setelah selesai pada 2018, Rahmat Effendi kemudian kembali menyalonkan didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono. Dan lagi-lagi dia berhasil terpilih kembali sebagai Wali Kota Bekasi untuk periode 2018-2023. (***/Ded)

Latest news

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...
Baca Juga :  Kyai Sepuh Arahkan PWNU dan PCNU Jatim Dukung Gus Yahya

Empat Pangdam, Komandan Marinir dan Gubernur AAU, Promosi Jabatan Bintang 3

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menetapkan 10 perwira tinggi untuk mengisi jabatan strategis bintang tiga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain...

Hasil Survei Terbaru, Warga DKI Tak Puas akan Kinerja Anies

JAKARTA -- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mencapai 33,8 persen meskipun mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu...

KPK Curiga Hakim PN Surabaya yang Terciduk OTT Sering Terima Suap

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Hakim PN Surabaya Itong Isnaini Hidayat yang terciduk Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rabu (20/1/2022) lalu, sering...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here