Amanah Bupati Bogor, Perkuat SAKIP, Perangkat Daerah Harus Kerja Proaktif dan Inovatif

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menegaskan pesan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat komitmen dalam mencapai target kinerja daerah yang akuntabel dan berorientasi pada hasil.

Oleh karena itu, Sekda Ajat mengingatkan bahwa penguatan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) merupakan langkah krusial untuk menyelaraskan visi besar daerah yang terangkum dalam tagline Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang.

Bacaan Lainnya

“Nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini berada pada predikat B. Kita memiliki target besar untuk melompat lebih tinggi pada tahun 2027. Namun, pencapaian tersebut ditentukan oleh kerja keras kita hari ini, terutama bagaimana para Kepala Perangkat Daerah memaksimalkan amanah yang diberikan,” kata Ajat dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa predikat “Istimewa” tidak boleh sekadar menjadi slogan, melainkan harus dibuktikan melalui kinerja nyata yang berirama dan terintegrasi. Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja dengan cara yang lebih proaktif dan inovatif.

“Jika kita tidak memiliki kepedulian (aware), maka kita tidak akan pernah menjadi istimewa. Kita harus bekerja dengan cara yang berbeda dan lebih proaktif dalam menjalankan roda pemerintahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi dan pemenuhan bukti dukung (evident) sebagai alat ukur keberhasilan kinerja. Hal ini memerlukan komunikasi intensif di setiap lini perangkat daerah agar evaluasi SAKIP mendapatkan hasil yang optimal.

Sebagai informasi, Pemkab Bogor menorehkan capaian positif dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Di mana, dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Rabu (11/2/2026), RSUD Bakti Pajajaran berhasil raih penghargaan kategori Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Sekda Ajat menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih RSUD Bakti Pajajaran tersebut. Menurutnya, penghargaan ini sejalan dengan arahan Bupati Bogor agar pelayanan publik tidak mempersulit masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita memiliki perwakilan dari Kabupaten Bogor yang masuk dalam kategori Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. Ini patut kita syukuri bersama. Sesuai arahan Bapak Bupati dan juga Bapak Presiden, kita harus melayani sepenuh hati dan tidak mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,” ujar Ajat.

Ia juga menyampaikan, Bupati Bogor selama ini konsisten memberikan motivasi kepada para ASN dan seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang setiap hari memberikan motivasi kepada kami, para ASN dan seluruh jajaran, untuk terus mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Ajat.

Adapun SAKIP adalah rangkaian sistematik dari aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk menetapkan, mengukur, dan melaporkan kinerja instansi pemerintah. Tujuannya adalah menciptakan pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi hasil, serta memastikan anggaran digunakan secara efisien demi kesejahteraan masyarakat.

Manfaat dari SAKIP ialah Transparansi & Akuntabilitas, yaitu meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaporan yang terukur. Kemudian Efisiensi Anggaran, yaitu memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan menghasilkan manfaat nyata (berorientasi hasil) dan Reformasi Birokrasi, yaitu Membantu instansi meraih predikat WBK atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (Cok)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *