Jumat, 18 Juni 2021

Jamkrindo Sinergi dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

JAKARTA — PT Jamkrindo atau Jaminan Kredit Indonesia, memastikan selalu mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh Pemerintah. Salah satu bentuk konkritnya, Jamkrindo Syariah yang merupakan anak usaha Jamkrindo, telah merealisasikan penjaminan terhadap 564.823 debitur Kredit Modal Kerja (KMK) PEN sampai pekan keempat Januari 2021.

Dalam keterangan persnya kepada media massa, Senin (25/1/2021), Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan mengungkapkan, pihaknya telah merealisasikan penjaminan PEN sebesar RP 9,34 triliun dengan rincian Jamkrindo sebesar Rp 6,70 triliun dan Jamkrindo Syariah Sebesar Rp 2,64 triliun.

“Adapun tujuan pemberian kredit modal kerja ialah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah),” jelasnya.

Putrama melanjutkan, program penjaminan KMK dalam rangka PEN, sangat dibutuhkan untuk menambah keyakinan (confidence) perbankan dalam menyalurkan kredit modal kerja.

“Sampai saat, Jamkrindo telah bekerja sama dengan berbagai kalangan perbankan untuk mendorong agar program tersebut bisa berjalan sukses,” cetusnya seraya menambahkan skema penjaminan KMK UMKM sendiri, telah diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan 71/2020. 

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menugaskan Jamkrindo dan Askrindo, yang merupakan anggota dari holding Indonesia Financial Group, untuk melaksanakan penjaminan program PEN, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara, serta kesinambungan fiskal.

Selain melakukan Penjaminan PEN, Jamkrindo tetap berkomitmen untuk tetap menyalurkan pinjaman kemitraan kepada mitra binaan. Hal ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian khususnya pengusahaan mikro yang belum dapat akses perbankan.

Baca Juga :  Almer Faiq Terpilih Jadi Ketua Kadin, Walikota Bogor Berikan Dua Target

”Kami tidak hanya memberikan pinjaman kemitraan tetapi juga turut melakukan pendampingan bagi pelaku UMKM mitra binaan,” kata Putrama dengan menyebut contoh di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Jamkrindo sukses meningkatkan ekonomi masyarakat yang tergabung dalam UKM Saluyu yang sebagian besar merupakan eks tenaga kerja wanita di luar negeri yang memilih pulang kampung untuk membuka usaha.

Jamkrindo dan UKM Saluyu sejak awal tahun 2020 melakukan diskusi intensif dan pencarian ide usaha berbasis bahan baku lokal. Lalu, disepakati untuk memberi nilai tambah pada mangga yang merupakan salah satu komoditas lokal di Geopark Ciletuh dengan cara memproduksi makanan olahan berupa kripik mangga yang menjadi oleh-oleh khas dari Geopark Ciletuh.

Berbagai pendampingan dilakukan agar UKM Saluyu memiliki daya ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Jamkrindo juga memberikan bantuan mesin pengolah mangga dan juga pelatihan promosi pemasaran produk dan juga pendampingan perluasan jaringan pemasaran.

Ke depan Model dan Semangat pemberdayaan ini akan diterapkan juga di wilayah lainnya, antara lain Garut. Sebelum di Geopark Ciletuh, model pemberdayaan berbasis komunitas tersebut juga telah berhasil Jamkrindo implementasikan kepada para petani mete di Larantuka.

Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, PT Jamkrindo berkomitmen untuk senantiasa memberikan penjaminan bagi para mitra perbankan dan lembaga keuangan nonbank. (**/Sal)

- Advertisement -

Latest news

Wujudkan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa, Mendagri dan LKPP Terbitkan Surat Bersama

JAKARTA -- Proses lelang atau tender pengadaan barang dan jasa di semua daerah harus lebih transparan dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip good governance (pemerintahan yang...
Baca Juga :  Bank Pembangunan Daerah Salurkan KUR Rp 73 Triliun, Pemerintah Berterimakasih

Disatroni Pimpinan Kadin Propinsi se Tanah Air, Rosan Sebut Presiden yang Minta Munas Ditunda

JAKARTA -- Penundaan Musyawarah Nasional (Munas) pada 2-4 Juni di Nusa Dua-Bali, tak hanya mengakibatkan salah satu kubu calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri...

BPKP Dapat Tugas Berat, Awasi Pengelolaan Keuangan Negara untuk Cegah Korupsi

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan keinginan dan komitmennya mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang bersih dan transparan, sehingga tidak ada celah bagi pihak yang...

Arsjad Rasjid Ingin Perubahan di Tubuh Kadin, Struktur Organisasi Selaras Dengan Kementerian

SEMARANG -- Sebagai organisasi mitra pemerintah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sudah saatnya berubah menyesuaikan perkembangan zaman. Salah satunya, adalah perubahan struktur pengurus Kadin,...

Bank Pembangunan Daerah Salurkan KUR Rp 73 Triliun, Pemerintah Berterimakasih

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sangat mengapresiasi atas realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang mencapai angka Rp...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here