Rabu, 26 Januari 2022

Kyai Sepuh Arahkan PWNU dan PCNU Jatim Dukung Gus Yahya

KEDIRI — Proses pemilihan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke 34 di Bandar Lampung tanggal 23-25 Desember 2021 nanti dipastikan bakal berlangsung ketat dan sengit. Dua kubu calon Ketum sudah terang-terangan menyatakan dukungannya.

Kali ini, Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PWNU – PCNU) se Jawa Timur kompak menjalankan perintah para kyai sepuh untuk mendukung KH Miftachul Ahyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjadi Ketua Umum PBNU.

Dukungan tersebut dikemukakan dalam silaturahmi pengasuh pesantren dan Ketua PCNU serta Rois Syuriah PCNU se Jawa Timur dan PWNU Jawa Timur serta sosialisasi Muktamar NU yang digelar di Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Selasa (14/12/2021).

“Kita mengamankan perintah kyai sepuh untuk mendukung dan mengusung KH Miftachul Ahyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU,” kata KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), Wakil Ketua PWNU Jawa Timur di sela-sela silaturahmi dan sosialisasi Muktamar di Ploso, Kediri.

Karena ingin mendengarkan pesan sekaligus amanat kyai sepuh, maka silaturahmi yang digelar PCNU se Jawa Timur kali ini digelar di Pesantren Ploso khususnya di pesantren yang diasuh KH Nurul Huda Djazuli yang saat ini memang menjadi salah satu kyai Sepuh di Jawa Timur.

Baca Juga :  Perijinan Bangunan Kini Lebih Mudah dan Transparan Dengan Aplikasi SIMBG

“Dukungan ini sudah final kita sudah lama, bahkan dua bulan lalu sudah mengeluarkan SK PWNU yang sifatnya mengikat, bulat di Jawa timur mendukung KH Miftachul Ahyar dan Gus Yahya sebagai Rais Aam dan Ketua Umum PBNU,” ujar pengasuh pesantren Denanyar Jombang ini.

Hal yang sama diungkapkan pengasuh Pesantren Ploso, Kediri, KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar). “Kami kumpul dalam rangka soliditas derek dawuh KH Anwar Mansyur (Rois Syuriah PENU Jatim) sebagai pimpinan tertinggi sekaligus guru kami,” kata Gus Kautsar.

Sementara Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aam) mengatakan, dukungan kepada KH Miftachul Ahyar dan Gus Yahya bermula dari kesepakatan dari seluruh PCNU se Jawa Timur.

“Kami berproses, PCNU bertemu dan bersepakat untuk mengusung KH Miftachul Ahyar Rais Aam dan Gus Yahya Ketua Umum. Kemudian kami matur (bilang) ke KH Anwar Mansyur yang lantas kami mendengarkan dawuh KH Anwar Mansyur alhamdulillah beliau juga mendukung Gus Yahya,” kata Gus Aam.

Dukungan kepada KH Miftachul Ahyar dan Gus Yahya ini lantas dituangkan dalam surat keputusan PWNU Jawa Timur. “Bagi kami ketua PC se Jawa Timur, pegangannya hanya satu. Selagi Rais Syuriah mengamanatkan untuk mengamankan Gus Yahya, maka akan kami amankan,” pungkas Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini. (***/Cok)

Latest news

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...
Baca Juga :  Ulama Ajak Masyarakat Sukseskan Pemungutan Suara Ulang di Labuhanbatu, Labusel dan Madina

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...

Empat Pangdam, Komandan Marinir dan Gubernur AAU, Promosi Jabatan Bintang 3

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menetapkan 10 perwira tinggi untuk mengisi jabatan strategis bintang tiga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain...

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Tinggal Disahkan Kemenkumham

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendatangi kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) untuk...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here