Minggu, 17 Oktober 2021

Ratusan Ribu Personil Polri, TNI bersama Instansi Terkait Dikerahkan untuk Pengamanan Perayaan Idul Fitri

JAKARTA —  Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1443 H, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama jajaran TNI dan instansi terkait lainnya menggelar operasi berlabel Operasi Ketupat pada 6-17 Mei 2021. Operasi gabungan ini bertugas untuk pengamanan, pengaturan lalu lintas dan penyekatan terhadap pemudik.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono mengungkapkan, bahwa jumlah personel dalam Operasi Ketupat 2021 tersebut terdiri dari 90.502 personel Polri, 11.533 personel TNI dan 52.880 personel instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Jasa Marga.

Dalam keterangan persnya di markas Polda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021), Irjen Istiono mengatakan personel gabungan akan disebar di 381 pos penyekatan. “Ratusan ribu personel diturunkan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih berniat dan akan melaksanakan mudik tahun ini,” paparnya.

Selain itu, Polri menyiapkan 1.536 pos pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kemudian, Polri menyediakan pula 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu.

“Itu semua untuk pengamanan pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, bandara, terminal, pelabuhan, serta tempat wisata. Kita ingin memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran dalam suasana aman, nyaman dan kondusif,” imbuhnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Targetkan Penyederhanaan Birokrasi Optimalkan Pelayanan Publik

Sementara itu, lanjut dia, sebanyak 4.276 personel akan ditempatkan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Hal itu, dikarenakan wilayah tersebut merupakan wilayah hukum Polda Metro Jaya-Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Diketahui, Polda Metro Jaya juga menempatkan personel tersebut pada 14 titik penyekatan dan 17 titik pemeriksaan atau check point. Selanjutnya, tujuan Operasi Ketupat 2021 yaitu penyekatan akses masuk dan keluar Jabodetabek serta pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan bahwa segala bentuk aktivitas mudik, akan ditiadakan selama Ramadhan dan Idul Fitri 2021 untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

“Kita mohon jajaran pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat menjadi agen promosi kesehatan yang baik dengan berlandaskan satu narasi dari pemerintah,” katanya.

Selain itu, Wiku mengatakan bahwa kegiatan mudik tahun ini akan memungkinkan interaksi langsung saat memasuki wilayah baru, sehingga potensi resiko penularan Covid-19 akan lebih cepat.

Kemudian, Ia menjelaskan pentingnya pemahaman protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 merupakan hal yang paling penting. “Kita harus tetap disiplin melakukan 3M, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” pungkasnya. (***/Husni)

- Advertisement -

Latest news

Pemimpin NU Harus Berani Lawan Intoleransi dan Radikalisme di Tanah Air

KEDIRI -- Para ulama atau kiai sepuh ternyata menginginkan agar figur yang nanti menjadi ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) adalah pemimpin yang berani...
Baca Juga :  Komnas HAM Mau Periksa Ketua KPK, Gubernur Lemhanas Ingatkan tugas Instansi Pemerintah

Antipasi Serangan Covid-19, Polri Ketatkan Pengawasan Pintu-Pintu Masuk ke Tanah Air

JAKARTA - Menyusul instruksi Presiden Joko Widodo terkait antisipasi gelombang ketiga serangan Covid 19, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan...

Kakak Menteri Agama Sudah Dapat Restu Jadi Calon Ketua Umum Nadhlatul Ulama

JAKARTA — Setelah mendapat restu dari KH.Said Aqil Siradj -- Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) sekaligus calon kompetitornya di arena Muktamar NU ke...

Rivalitas Kyai Said – Gus Yahya Menguat, Marwah NU dan Ulama Harus Tetap Dijaga

JAKARTA – Persaingan untuk mencapai posisi puncak di Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU ke-34 di Lampung pada Desember 2021 nanti terus...

Pemerintah Persiapkan Berbagai Hal Terkait Pelaksanaan Umrah Jamaah Asal Indonesia

JAKARTA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Retno Marsudi, memastikan bahwa pemerintah segera merespon kebijakan pemerintah Arab Saudi yang telah membuka pintu bagi umat...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here