Sabtu, 18 September 2021

Batalkan Formula E, ‘Jakarta Bergerak’ Minta DPRD Selamatkan Uang Triliunan Rupiah

JAKARTA — Puluhan elemen masyarakat yang tergabung dalam Jakarta Bergerak menggelar unjuk rasa ke gedung DPRD DKI Jakarta di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin siang (13/9/2021), sebagai aksi menolak digelarnya sirkuit balap listrik Formula E di kawasan Monas, pada 2022 mendatang.

Aksi massa ‘Jakarta Bergerak’ itu juga merupakan bentuk keprihatinan mendalam serta protes keras terhadap sikap Gubernur DKI Anies Baswedan yang tidak mengindahkan penderitaan rakyat di masa pandemi Covid  19 dengan tetap menggelar Formula E yang menelan uang rakyat sekitar Rp 1,6 Triliun lebih.

Koordinator Aksi Jakarta Bergerak Sulianto Rusli, kepada wartawan, menegaskan bahwa aksi merekaMerupakan upaya terakhir untuk menggagalkan event Formula E yang nekat digelar di masa pandemi Covid 19 serta tak jelas apa manfaatnya untuk masyarakat kecil dan miskin di Jakarta.

“Dan aksi kami ini sekaligus juga wujud kemarahan kami atas sikap Gubernur dan DPRD DKI yang mengabaikan kesulitan masyarakat yang lebih butuh makanan juga tambahan penghasilan di masa pandemi Covid,” kata Ahi, sapaan akrab Sulianto Rusli.

Aksi Jakarta Bergerak ini, lanjut Ahi, adalah aspirasi dari sebagian besar warga Jakarta yang kecewa, berduka, sedih, dan terluka atas keputusan Gubernur Anies Baswedan serta tujuh Fraksi di DPRD yang menyetujui pengalokasian serta pengesahan  anggarannya. 

“Dana triliunan rupiah dipakai hanya untuk event sehari. Ini adalah pemborosan yang tidak berdampak positif untuk masyarakat. Itu uang rakyat, harusnya gunakan untuk kebutuhan rakyat Jakarta yang lebih dari 500 ribu orang hidup dalam kemiskinan atau kesusahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua dan Pengurus Dilantik, KONI Kabupaten Jombang Ditarget Hasilkan Atlet Muda

Dia menambahkan, bahwa puluhan kelompok masyarakat yang bergabung dalam Jakarta Bergerak melihat Gubernur Anies Baswedan gagal memprioritaskan program kerjanya untuk kesejahteraan dan pemulihan ekonomi rakyat. Anies malah memaksakan gelaran Formula E yang jelas-jelas tidak berdampak pada kesejahteraan warga.

“Dan yang paling menyakitkan hati rakyat, adalah keputusan pengesahan anggarannya oleh 7 Fraksi di DPRD, minus Fraksi PDIP dan PSI yang menggulirkan interpelasi. Mengapa DPRD mendukung balapan yang tidak ada manfaatnya secara ekonomi maupun untuk kesejahteraan warga Jakarta?” tandas Ahi.

Sementara itu, tak berapa lama melangsungkan demo, perwakilan massa Jakarta Bergerak akhirnya diterima wakil Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian Untatayana.SH.MH di ruangan audiensi DPRD. Sementara Fraksi yang lain dikabarkan sedang melakukan reses atau menyerap aspirasi ke lapangan.

Dalam petemuan dengan wakil rakyat itu, massa Jakarta Bergerak menegaskan dukungan kepada Fraksi PSI dan PDI Perjuangan untuk melakukan interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan guna meminta penjelasan urgensi dari penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E.

“Kami juga mendesak Dewan untuk meminta Gubernur menarik kembali uang ratusan miliar yang telah dibayar sebagai tanda jadi kepada panitia Formula E. Dan tentunya, dewan harus menolak secara mutlak agar Formula E itu dibatalkan,” imbuhnya. (COK)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  KPK Gusar dan Beri Peringatan Keras Terhadap Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Bintan

Kasus Suap Lelang Proyek, Plt Kadis PUPRP Hulu Sungai Utara Dikirim ke Penjara

JAKARTA -- Setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (15/9/2021) malam, KPK melangsungkan pemeriksaan terhadap tujuh orang dan...

Tuding Sewenang-Wenang Terhadap Rakyat, ProDEM Siap Lawan Sentul City

JAKARTA -- Lembaga non Government Pro Demokrasi (ProDEM) menduga proses penerbitan izin tanah yang dipegang oleh PT.Sentul City Tbk bermasalah. Bahkan, Sentul City dituding...

Calon Panglima TNI Hanya Jendral Andika dan Laksamana Yudo, DPR Tunggu Surat Presiden

JAKARTA -- Siapa sosok perwira tinggi (Pati) bintang empat yang ditunjuk sebagai pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI masih menjadi tebak-tebakan alias belum pasti,...

Spekulasi Penyebab Kebakaran Lapas Tangerang Harus Dihentikan

TANGERANG -- Menyusul musibah kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang-Banten, pada Rabu 8 September 2021, beragam spekulasi dan juga hoax seputar penyebab...

Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

MEDAN - Polrestabes Medan menggelar pemusnahan barang bukti narkoba dari jaringan internasional senilai Rp 2 miliar lebih yang didapatkan dari penangkapan selama tiga bulan...
- Advertisement -

Related news

PN Cibinong Dianggap Menyalahi Prosedur, Eksekusi Lahan di Citayam Dibatalkan

BOGOR -- Upaya penguasaan sebidang lahan kosong di kawasan Perumahan Green Citayam City, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede-Kabupaten Bogor, oleh Panitera dan Juru Sita...

Jokowi Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

DELI SERDANG --Bupati Deli Serdang H.Ashari Tambunan mendampingi Presiden RI Joko Widodo serta rombongan pejabat tinggi pusat maupun daerah dalam kunjungan kerja dan peninjauan...

Maling di Rumah Tetangga Terekam CCTV, Ketahuan Lalu Ditangkap Polisi

MEDAN - Polsek Medan Baru mengamankan seorang laki-laki berinisial KR (56) warga Jalan Cinta Karya Gg. Kelapa No. 5 Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan...

Lapas Arga Makmur Bengkulu Gelar Vaksinasi Warga Binaan

ARGA MAKMUR -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, turut menyukseskan program vaksinasi nasional yang digelar pemerintah untuk meningkatkan herd...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here