Dua Kampus Terkemuka Segera Berdiri, Dorong Percepatan Pemekaran Bogor Timur

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Dua perguruan tinggi negeri nasional terkemuka dikabarkan kini sedang dalam tahap persiapan pembangunan kampus baru yang berlokasi di wilayah timur Kabupaten Bogor. Kedua perguruan tinggi tersebut ialah Institut Pertanian Bogor (kini IPB University) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta.

“IPB memiliki aset lahan di Kecamatan Jonggol, begitu pula dengan UPN. Ini sejalan dengan rencana pembangunan calon Ibu Kota Bogor Timur yang saat ini sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Bambam Setiaji, dalam keterangannya yang dikutip, Senin (20/4/2026).

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan, selain rencana pembangunan dua kampur perguruan tinggi, bahwa sejumlah pengembang, salah satunya Bukit Jonggol Asri (BJA), juga mulai menyiapkan tahapan pembangunan Bio-Town seperti di luar negeri.

“Bio-Town adalah kawasan kesehatan yang terintegrasi, mulai dari rumah sakit hingga perumahan berkonsep tanaman herbal. Pusat pengobatannya mirip dengan yang ada di Penang, Malaysia, tetapi dengan kawasan yang lebih luas,” terangnya.

Bambam mengakui kehadiran fasilitas pendidikan dan kesehatan ini akan mempercepat rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur. “Saat ini sudah memasuki minggu keempat; proses cut and fill serta pengerjaan alat berat sudah berjalan. Ini semua merupakan bagian dari persiapan otonomi baru, baik DOB Bogor Barat maupun Bogor Timur,” imbuhnya.

Ia merinci, untuk wilayah Bogor Timur, kampus IPB dan UPN akan dibangun di Jonggol. Sementara di Bogor Barat, Politeknik Statistika STIS akan berdiri di Kecamatan Gunung Sindur di atas lahan hibah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Politeknik Statistika mendapatkan hibah lahan seluas 9,5 hektare di Gunung Sindur. Kehadiran perguruan tinggi ini sangat mendukung percepatan persiapan pemekaran di Bogor Timur dan Barat,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan dialog mengenai Strategi Wilayah Pengembangan (WP) Bogor Timur, termasuk membahas kendala pembangunan kampus IPB di Jonggol.

“Pada Selasa mendatang, kami akan membahas rencana pembangunan IPB. Saya ingin mempertanyakan kendala yang dihadapi dan kapan pembangunan fisik akan dimulai,” tegas politisi Partai Gerindra yang masuk ke DPRD melalui Daerah Pemilihan III Bogor Timur itu.

Beben menambahkan, Pemkab Bogor dan DPRD telah memfasilitasi kebutuhan dasar seperti akses jalan menuju lokasi pembangunan. Ia berharap pihak kampus lebih terbuka mengenai hambatan yang ada, terutama jika berkaitan dengan anggaran.

“Jika kendalanya adalah APBN, sampaikan saja. Kami bisa mendorong masalah ini hingga ke Presiden Prabowo Subianto. Saya perkirakan kebutuhan pembangunan kampus tersebut mencapai Rp1 triliun, apalagi master plan-nya sudah tersedia,” pungkas mantan Camat Jonggol ini. (Cok)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *